Strategi Azana Puaskan Investor Hotel

Dicky Sumarsono

JO, Solo – Azana Hotel Management menerapkan strategi dalam mengatur hotel yang dikelolanya. Setelah sukses mengelola beberapa hotel yang tersebar di beberapa kota di pulau Jawa, Sumatera, Lombok dan Sulawesi, maka Azana Hotel Management akan menambah lagi sejumlah hotel di tahun ini.

Diantaranya dengan menambah 2 hotel sebelum lebaran dan beberapa hotel lagi usai lebaran.

Dengan tetap fokus untuk mengembangkan brand Azana Hotels sendiri yaitu Front One Hotel untuk kategori hotel bintang 2, Quin’s Hotel untuk kategori hotel bintang 3 dan The Azana Hotel untuk kategori hotel bintang 4, dan hampir seluruh property akan diusahakan untuk menggunakan merk atau bran resmi dari Azana Hotels.

Front One Hotel, Quin’s Hotel, dan The Azana Hotel memiliki konsep berbeda dan banyak competitive advantage jika dibandingkan dengan hotel lain yang ada seperti : luas kamar yg nyaman, berkonsep smart convention hotel dan smart boutique hotel, memiliki coffee lounge, memiliki infinity swimming pool, bertema modern classic, dll…

Seperti diketahui pada tahun 2015, Azana Hotels membuka sekitar 10 hotel seperti Grand Amira Hotel Solo, De Laxston Hotel by Quin’s Yogyakarta, Lafayette Boutique Hotel Yogyakarta, Front One Hotel Pamekasan, Front One Hotel Kediri, Urban Hotel by Quin’s Lampung lalu sisanya sedang dalam proses akhir penandantangan MOU.

IMGL0736

Dicky Sumarsono CEO Azana Hotel Management

“Azana menyesuaikan lifestyle customer dalam pelayanan serta kontribusi terbaik bagi stakeholder,” kata CEO Azana Hotel Management, Dicky Sumarsono, kepada wartawan di Sego Pedes Resto. Kamis (4/5/2016)

Kita menerapkan stategi dengan pola confirming the market and converse with customer to promote our offering, imbuh Dicky, yakni mengedukasi customer tentang bisnis perhotelan kedepan serta berdialog dengan customer sesering mungkin.

Tak tanggung-tanggung, Azana merambah dengan mengelola 10 hotel berbintang sehingga ada 28 hotel dibawah pengelolaannya. Mulai dari Azana Availa Hotel Yogyakarta, WS Azana Hotel Jakarta, Quin’s Hotel Jakarta, Quin’s Hotel Surabaya, Front One Hotel Surabaya, Front One Hotel Madura, Front One Hotel Purwodadi, Front One Hotel Purwokerto, Front One Hotel Kebumen, dan Front One Hotel Semarang.

Dicky mengakui persaingan bisnis perhotelan era kini semakin ketat. Namun, Azana optimis mampu bersaing kompetitif mengingat sumberdaya manusia (SDM) yang dimiliki berkualitas, handal, dan profesional.

“Kita terapkan pola kerja inovasi teknologi, pola pikir dan tindakan yang cepat dengan tujuan makin memberi kesempurnaan dalam semua lini pelayanan,” imbuhnya.

Pelayanan tersebut, mulai dari pre reservation hingga post stay yang diberikan sehingga mampu bersaing. Selain itu ditekankan intangible asset berupa human capital dan competitiveness.

Sebagai salah satu operator hotel yang sedang berkembang di Indonesia, Azana Hotel Management juga banyak melakukan terobosan – terobosan dalam mengelola dan menjaga kwalitas dengan standard Azana Hotels mulai dari pelayanan, kamar, food and beverage juga fasilitas lain yang dimiliki semua hotel yang berada dibawah managementnya.

Diantaranya The Cube Hotel Yogyakarta, Laxston Hotel Yogyakarta, De Laxston Hotel Yogyakarta, dan Quin Hotel Yogyakarta. Kemudian, Sala View Hotel Solo, Grand Sae Hotel Solo, Sarila Hotel Solo, Sarila Hotel Sukoharjo, Golden Palace Hotel Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat, Winstar Hotel Pekanbaru Riau, Lotus Garden Hotel Kediri, Zahra Hotel Kendari Sulawesi Selatan, dan masih ada yang lainnya dibeberapa kota besar di Indonesia.

“Satu keistimewaan hotel yang dikelola Azana adalah ruang kamar hotel berukuran luas sehingga memberi kenyamanan tersendiri,” tutup Dicky. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger