Kriminal Temanten Adus Getih

ketoprak-balekambang

JO, Solo – Ketoprak Seniman Muda Surakarta (KSMS), bertempat di Gedung Kesenian Taman Balekambang mengangkat lakon kriminal “Temanten Adus Getih“. Sabtu (7/5/2016), pentas dimulai pukul 20.30 WIB, Harga Tanda Masuk (HTM) Rp 10 ribu.

Koordinator KSMS, Tatak Prihantoro, menjelaskan latar belakang mengangkat lakon Temanten Adus Getih, karena diilhami kondisi kekinian, karena maraknya tingkat kriminalitas yang tinggi akhir-akhir ini, pembunuhan dan pemerkosaan sadis marak di mana-mana.

“Lewat pentas ketoprak, kami berharap penonton setelah pulang menyaksikan pentas, mendapat pelajaran hidup, bahwa tindakan amoral, kejahatan, pembunuhan, serapi apapun mengerjakan pasti akan terbongkar, falsafah jawa mengatakan “ wong becik bakal ketitik, wong ala bakal sirna “ ungkapnya.

Sutradara pentas, Gatot Widodo, mengakui bahwa lakon yang diangkat, bukan lakon blangkon atau kisah pakem yang sudah diketahui banyak orang mulai awal hingga ending cerita.

“Ini kami sengaja, agar masyarakat penggemar ketoprak klasik dan kawula muda penasaran, sehingga tergerak menyaksikan pentas ini “ ungkapnya.

Kisahnya diawali saat Lawung dan Sekar, dua sejoli yang telah lama menjalin cinta. Orang tua mereka berduapun telah sepakat membahas hari pernikahan. Namun sungguh di luar dugaan, ternyata yang akan dijodohkan Sekar bukan Lawung, namun kakak kandung lawung, yaitu Tunjung.

“Hari pernikahan pun akhirnya menjadi tragedi berdarah, Lawung tidak bisa menerima kenyataan, sehingga terjadilah pembunuhan berdarah di atas pelaminan. Siapa yang terbunuh dan bagaimana akhir kisah cinta segitiga ini silahka menyaksika langsung “, ungkap Gatot Widodo. – arn


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger