Asita Travel Fair Targetkan Transaksi 10 M

Salah satu stan peserta Asita Fair 2016, di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall 

JO, Solo – Asita Fair merupakan ajang pasar wisata yang mempertemukan secara langsung seller industri perjalanan pariwisata dengan calon wisatawan atau masyarakat dan komunitas.

Asita Fair Menggelar Promo Wisata di Solo Paragon Mall, di adakan Kamis-Minggu 12-15 Mei 2016 menargetkan 10 M transaksi diantara Tour dan Travel serta para pelaku wisata khususnya di Solo Raya.

Ketua Pelaksana Event Asita Travel Fair 2016, Mirza Ananda mengatakan, bahwa acara yang diselenggarakan di mal ini di harapkan dapat mempromosikan seluruh pariwisata di Solo, Jawa Tengah dan DIY bahkan tidak menutup kemungkinan untuk Indonesia secara umum.

“Konsep Asita Travel Fair 2016 adalah Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Customer (B2C). Ini agenda pertama mensinergikan potensi propinsi Jateng dan DIY sebagai salah satu destinasi wisata,” katanya.

Acara Asita ini, lanjut Mirza, tidak hanya diikuti travel agent dari Solo tapi juga Jogja, Semarang, bahkan luar negeri yakni Malaysia. Selain itu akan ada pertemuan antar pelaku bisnis dengan mengundang travel agent dari berbagai wilayah untuk menjual paket berlibur ke Jateng dan DIY.

“Peserta yang ikut tidak hanya travel agent tapi juga maskapai dan pengelola objek wisata, sekaligus untuk menumbuhkan ekonomi sektor pariwisata secara nasional,” papar Asnawi Bahar, DPP Asita saat sambutan.

Long weekend disaat holiday beberapa waktu lalu memberi kontribusi positif bagi industri pariwisata dan bisnis perjalanan, praktis mengalami lonjakan hingga 30 persen, lanjutnya.

Asita Travel Fair 2016 mulai dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintah Kota Surakarta Said Ramadan, di Atrium Galery Solo Paragon Mall.

Dikatakan Said dalam sambutannya, bahwa pembangunan pariwisata mempunyai prospek yang potensial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kota solo memiliki banyak potensi pariwisata namun belm bisa menjadikan Kota Solo sebagai destinasi wisata seperti Jogja maupun Bandung.

“Solo seharusnya bisa menyamai Jogja atau Bandung,” tegas Said.

Untuk mewujudkan kawasan Solo Raya sebagai tujuan wisata, bukan sesuatu yang sulit, lanjut Said, adanya Jokowi efek. Dan harus ada kerja sama dari infrastruktur wisata, transportasi, akomodasi, promosi wisata dan keterlibatan masyarakat untuk mencapai satu tujuan bersama.

Berbagai penawaran paket wisata menarik dari berbagai Travel Agent peserta Asita Fair dapat diperoleh di acara yang diselenggarakan mulai Kamis-Minggu 12-15 Mei 2016. – ian


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger