Sampai Juli 2016, PNM Salurkan Dana 155 M

Pimpinan Cabang PT PNM Solo, Bambang Martanto N

JO, Solo – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dalam merawat dan mendorong usaha nasabahnya yang terdiri atas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), selalu menekankan asas kekeluargaan.

Sehingga meskipun kondisi ekonomi yang terjadi pada triwulan pertama 2016 kurang menggembirakan. Namun non performing loan (NPL) PNM Solo masih stabil, yaitu dibawah 0,5 persen.

Dengan pendekatan tersebut berharap, para pelaku UMKM bisa tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. PNM tidak hanya fokus pada penyaluran pembiayaan, tapi juga melakukan pemberdayaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Hal itu dilakukan agar pelaku UMKM dapat bersaing di kancah global.

“Kebutuhan para pelaku UMKM kita tidak hanya modal. Tapi perlu adanya wawasaan penunjang lain, maka pendampingan usaha ini terus kita tingkatkan,” ujar Pimpinan Cabang PT PNM Solo, Bambang Martanto N, disela acara pelaksanaan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di RM Nikmat Rasa Solo. Sabtu (14/5/2016)

Ditambahkan Bambang, program pengembangan kapasitas usaha yang sering dilakukan PNM selama ini bisa berbentuk dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pelatihan manajemen, pembinaan usaha dengan promosi dan share informasi bagi kemajuan usaha.

Sementara untuk mengantisipasi lonjakan pengajuan dana menjelang datangnya puasa dan lebaran, dikatakan Bambang, PNM sudah mengalokasikan dananya 30 persen lebih besar dibanding bulan biasa. Terlebih ada program khusus yang diluncurkan PNM pusat.

“Penyaluran sampai dengan Juli ditargetkan mencapai 155 miliar, didukung adanya program khusus dari pusat mendekati lebaran,” terang Bambang.

Program khusus mulai Mei hingga Juli 2016, PNM memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengajukan pinjaman hingga dua kali lipat, yang biasanya momentum lebaran menjadi potensial mereka meraup keuntungan, selain juga tinggi permintaan.

“Pelaku UMKM bisa mengajukan pinjaman hingga 400 juta dari sebelumnya yang hanya separonya,” jelas Bambang.

Pelaksanakan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bagi nasabah Prioritas Binaan PNM Cabang Solo. Pelatihan dengan tema “Kiat Sukses Pengusaha Tahan Banting Binaan PNM” diikuti oleh 250 nasabah dan calon nasabah PNM dari 5 kabupaten, yakni Sragen, Klaten, Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta. – yan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger