Bupati Sukoharjo Terima Kunjungan Siswa Seskoad

seskoad1

19 Perwira Seskoad KKL di Sukoharjo

JO, Sukoharjo – Selama enam hari 19 perwira-siswa Diklat Reguler ke-54 Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) TA 2016, melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) studi kewilayahan ketahanan di Kabupaten Sukoharjo. Banyak hal yang dikunjungi dan dipelajari selama di Sukoharjo, diantaranya soal kebijakan teritorial Kodim Sukoharjo, kebijakan pemerintah kabupaten Sukoharjo.

Pimpinan rombongan Seskoad, Kol Inf Yulius menjelaskan kunjungan ini bertujuan membekali para siswa dalam mengaplikasi pembelajaran soal teritorial. Selama masa KKL, para siswa harus bisa berbaur mencari data sehingga dapat membuat produk kajian yang nantinya diseminarkan dalam tugas akhirnya.

“Kegiatan KKL ini juga bertujuan untuk melakukan penelitian tentang pembinaan teritorial yang akan dijadikan sebagai saran dan strategi sebagai bahan kajian strategi TNI. Karena pembinaan teritorial merupakan salah satu alat TNI AD dalam mewujudkan tugas pokoknya menjaga keutuhan NKRI,” kata Kol Inf Yulius, Selasa (17/5/2016) saat berkunjung di Kantor Bupati Sukoharjo.

Rombongan Seskoad sudah tiba di Sukoharjo sejak Senin (16/5/2016) kemarin dengan agenda pertama kunjungan ke Kodim 0276/Sukoharjo yang diterima langsung oleh Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro, kemudian dilanjutkan kunjungan ke DPRD Sukoharjo.

seskoad3

Hari kedua melakukan kunjungan ke kantor Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Pada kesempatan tersebut, para siswa perwira melakukan wawancara langsung dengan sejumlah pejabat dinas dan Camat di Sukoharjo, untuk menggali informasi soal kebijakan-kebijakan territorial.

“Sukoharjo membuka diri dan kami berharap dapat saling memberikan manfaat,” ungkap Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Usai dari Pekmab Sukoharjo, siswa seskoad akan melanjutkan kunjungan ke sejumlah instansi yang ada di Sukoharjo seperti PN Sukoharjo.

Dijelaskan bahwa seluruh Perwira siswa DIK REG LIV Seskoad TA. 2016 dalam melaksanakan KKL Study Kewilayahan Pertahanan dibagi di berbagai wilayah Nusantara, yaitu di 10 Kodam, 11 Propinsi, 11 Polda, 16 Korem dan 16 Kodim dan didampingi oleh 16 pakar Penyelidikan dari Universitas Pajajaran Bandung (Unpaj) dan Institut Tehnologi Bandung serta 57 Penyelenggara yang juga sebagai Perwira Koordinator (Pakor), Perwira Pendamping (Paping) dan Perwira Penuntun (Patun). – jia


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger