Purwanto Yudhonagoro Bellboy Yang Jadi Direktur Utama

Solo – Roda kehidupan itu selalu berputar, siapa yang menyangka jika seorang bellboy kini mampu menggapai kesuksesan menjadi seorang Direktur Utama. Sebuah impian yang hampir tidak mungkin terjadi, namun justru dengan tekad dan sifat pantang menyerah tersebut justru menjadikan Purwanto Yudhonegoro berada di puncak kesuksesan. Terlihat jelas gurat tegas di wajahnya yang seolah menjadi cerita dalam perjalanan kisahnya.

Lulus SMA pada tahun 1987, menjadi awal dari jejaknya memulai karir di dunia Perhotelan. Bellboy menjadi pekerjaan pertamanya. “Saya dulu itu bercita – cita bisa berkarir di dunia militer tapi sayang 3 kali ikut tes taruna belum berhasil. Akhirnya saya mencoba peruntungan di hotel dan memulai karir di Hotel Sahid,” kata pria yang kini tengah sibuk menyelesaikan program S3 Doktoral di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Perlahan namun pasti langkahnya setapak demi setapak mulai menanjak. Dirinya tidak menyangka jika jalan yang dia pilih itu justru menjadi passionnya dalam berkarir. Banyak pelajaran yang dia dapat selama menjalani lebih dari seperempat abad berkarir. “Saya belajar bagaimana memberikan pelayanan dengan baik. Dan mengetahui karakter dari setiap orang yang saya temui,” pungkasnya.

Meski diakui, tidak semua pengalaman baik dia terima, namun dari banyak kejadian dirinya justru menjadikan itu sebuah pembelajaran. “ Saya jadi tahu apa yang terpenting dalam dunia perhotelan. Selain fasilitas yang diberikan juga pelayanan yang ramah menjadi kenyaman tersendiri bagi para tamu. Jika keduanya sudah terpenuhi, maka mereka tak akan segan untuk datang lagi dan lagi,” tutur pria penggemar Kerispati ini bercerita.

Biasa makan asam garam bisnis perhotelan
Pergerakan di bisnis perhotelan sudah seperti makanan sehari – hari baginya. Mulai dari lemahnya perekonomian, turunnya okupansi, aturan dari Pemerintah, nyatanya sudah menjadi hal yang selalu ada dalam bisnis ini. “Kita semua tahu sekarang hotel di kota Solo sudah mencapai ratusan dengan berbagai promo dan juga penawaran yang menarik.Maka dari itu inovasi dan kreativitas menjadi cara terbaik untuk bertahan dan memenangkan persaingan,” jelasnya.

Dan dari semua kejadian yang pernah dia alami, satu peristiwa yang tidak pernah dia lupakan. Dimana beberapa tahun silam ketika ada gempa yang terjadi dan membuat perekonomian di Solo turun drastis. Seolah diambang keterpurukan, namun tanpa kenal lelah dirinya bangkit untuk mempertahankannya.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua orang yang ada di dalamnya entah itu karyawan, stake holder, maupun pemerintah harus bekerja sama untuk membuat bisnis perhotelan ini bisa terus berjalan,” kata Purwanto. Dirinya bersyukur semenjak Pemerintah Kota Surakarta mencabut larangan untuk pegawai PNS mengadakan rapat di hotel, menjadikan bisnis ini semakin berkembang dengan baik.

Dan hasil dari pejuangannya tak sia – sia. Berbagai penghargaan baik atas nama perusahaan maupun pribadi pun kerap diraihnya sebagai apreasiasi atas perkembangan masif dari hotel yang diampunya. Salah satunya menjadi pemenang dalam Kategori Eksekutif Profesional di ajang penghargaan Radar Solo Award 2015.

Ingin menjadi manusia yang berguna
Purwanto selalu memegang teguh prinsipnya untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain. “ Bukankah sebaik – baiknya manusia itu adalah mereka yang bisa berguna bagi orang yang ada di sekitarnya,” komentar nya.

Selama masih diberikan nafas, Purwanto menegaskan, dirinya akan selalu melakukan yang terbaik untuk bisa membantu semua orang. Apalagi sebagai makhluk sosial sudah menjadi hal yang wajib untuk bisa membahagikan orang yang ada disekitarnya. “ Kita harus tahu kapan waktu untuk bersikap tegas, dan kapan waktu untuk bisa berbicara santai. Semua itu ada tempatnya kata pria penyuka seafood itu.

Aktif mengajar dan aktif berorganisasi
GM lorin AMeski kini dirinya masih aktif bekerja sebagai Direktur Utama PT. Lor Internasional Hotel (LIH) yakni managemen company Lorin Group, sekaligus merangkap sebagai General Manager Syariah dan Lorin Hotel Solo. Bahkan kini dia baru saja mengemban tugas baru yang lebih berat lagi yakni sebagai Direktur PT. Hotel Anomsolo Saranatama, selaku owning company dari Lorin Group.

Kendati telah memiliki segudang prestasi dalam karirnya, pria asal Karanganyar ini juga tak kenal lelah dalam menuntut ilmu. Seusai menyelesaikan pendidikan strata satu di Universitas Surakarta (UNSA), Purwanto pun kini telah lulus menamatkan studi strata dua di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPARI), dan kini sedang melanjutkan studi program doctoral alias strata 3 di Universitas Sebelas Maret. Bahkan ia pun telah memiliki gelar Certified Hotel Administrator dari Amerika.

Selain aktif menekuni bangku kuliah, dirinya juga tidak lupa untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Meski diakui pekerjaanya terbilang padat, Purwanto tetap aktif dalam kegiatan organisasi masyarakat.

Termasuk menyempatkan bergaul dengan sejumlah organisasi di mana ia terlibat di dalamnya seperti PHRI, Kadin, Dewan Industrial, BPPIS, komunitas otomotif dan masih banyak lagi. Ia pun baru-baru ini meluncurkan karya berupa buku perdananya berjudul Resolusi Hospitality Industry.

Ayah satu anak ini selalu menempatkan rasa penuh tanggung jawab dan keikhlasan dalam bekerja. Termasuk menitikberatkan pada sumber daya manusia (SDM) sebagai capital sekaligus asset, serta selalu disiplin dengan manajemen waktu untuk meng-handle lebih dari satu property agar berjalan lancar.

“Rasa tanggung jawab harus ditumbuhkembangkan kepada semua karyawan. Bekerja pada rel dan koridornya juga harus dipahami oleh seluruh karyawan mulai dari karyawan terendah hingga top management. Saya juga senantiasa berpegang teguh pada filosofi Jawa yakni Wong Temen Bakal Tinemu dan Wong Tekun Bakal Tekan,”ungkapnya.

Dengan mengemban segudang prestasi dan posisi penting pada profesinya saat ini, lantas tak menjadikan Purwanto berpuas diri. Justru kepercayaan dari atasan maupun masyarakat inilah yang semakin memacunya untuk selalu menjadi terbaik dan semakin di depan. – ambar

Data diri:
Nama lengkap : KP. Purwanto Yudhonagoro SE, Mpar, CHA
kelahiran : Karanganyar, 2 Desember 1967
Istri : Retno Sarah, SP
Anak : Agatha Bella Lakshmita
Hobi : otomotif, musik, menembak
Makanan favorit : yang pedas ala Manado dan seafood
Tempat makan favorit : masakan ibu, masakan istri, Raja Kepiting

Pendidikan:
S1 Universitas Surakarta lulus tahun 2002
S2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPARI)
S3 Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)
Gelar Certified Hotel Administrator (CHA) dari American Hotel & Lodging Educational Institute 2011
Kandidat Doktor

Pengalaman:
1989 – 1991 : Bellboy Relief Receptionist
1993 : Front Office Cashier
1993 – 1995 : Receptionist
1995 – 1997 : Chief Cashier merangkap Night Auditor
1997 – 2000 : Duty Manager
2000 – 2001 : Front Office Manager merangkap Personnel Manager
2013 : General Manager Hotel Sahid Surabaya. Pernah merangkap sebagai General Manager Kusuma Sahid Prince Hotel dan Hotel Sahid Jaya Solo
2013 : General Manager Lorin Solo Hotel (sampai sekarang)
2014 : General Manager Syariah Hotel Solo (sampai sekarang) & Direktur PT. Lor International Hotel (sampai sekarang).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger