Kapolres: Kasus Pembakaran MIM Bukan Delik Aduan

Bendosari-20160524-07093

Proses Hukum Jalan Terus

JO, Sukoharjo – Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio menyatakan bahwa kasus pembakaran MIM Ngombakan dengan sengaja yang dilakukan VK siswinya tersebut bukan kasus delik aduan. Artinya meskipun ada permintaan maaf pelaku dan ada kesepakatan menyelesaikan dengan cara kekeluargaan, namun Polres Sukoharjo tidak bisa serta merta menutup kasus tersebut.

“Kasus ini bukan delik aduan, tidak bisa dicabut dan dihentikan begitu saja, ada prosedurnya. Kami terus melakukan pemeriksaan saksi, sudah ada tiga saksi yang diperiksa. Kita belum memeriksa pelaku. Karena masih anak-anak, maka akan mendapat perlakuan khusus. ada pendampingan dari dokter kejiwaan anak dan psikolog.” Ungkap AKBP Ruminio pada wartawan Selasa (24/5).

Namun begitu, Kapolres menyatakan tidak menutup kemungkinan kasus tersebut akan diberlakukan restorasi justice, yakni konsep penanganan penyelesaian proses hukum yang disarankan untuk anak pelaku pidana.

Ditambahkan Kapolres, dalam restorasi justice nanti akan melibatkan banyak pihak lain seperti masyarakat, mediator, aparat penegak hukum yang berwenang, yang secara bersama merumuskan sanksi yang tepat bagi pelaku. Bisa jadi menghindarkan pelaku tindak pidana dari system peradilan pidana formal dan memberikan kesempatan pelaku menjalankan sanksi alternatif tanpa pidana penjara.

“Kami tangani kasus ini dengan hati-hati, jangan sampai pula ada pihak lain yang bisa saja memanfaatkan untuk kepentingan lain. Nanti kalau ada perkembangan kita kabari lagi,” ungkap AKBP Ruminio. –jia


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger