Porwanty Astuty, General Manager The Cube Hotel Yogyakarta yang bercita – cita punya Guesthouse sendiri

Porwanty Astuty, General Manager The Cube Hotel Yogyakarta (kiri) berfoto bersama kru Azana Hotel Management

Jogja – Kesuksesan bukan hanya berhenti dalam satu bidang yang di senangi semata. Terkadang hal – hal yang kita temui dalam perjalanan hidup mengubah pandangan dan juga impian kita akan suatu hal. Seperti halnya Porwanty Astuty. Wanita yang kini menjabat sebagai General Manager The Cube Hotel Yogyakarta sejak 2015 silam, tidak menyangka jika jalannya menuju sukses justru berada di jalur perhotelan.

Padahal jika ditanya mengenai impiannya sedari kecil, Tuty panggilan akrabnya justru bercita – cita menjadi seorang guru. “ Sejak kecil saya sudah bercita – cita menjadi seorang guru, namun ketika kuliah semuanya berubah,” kata dia.

Ketertarikannya akan dunia perhotelan mulai terjadi ketika dirinya duduk di bangku kuliah jurusan Bahasa Inggris di ABA Pignatelli pada tahun 1994 silam. Tuty melihat jika mereka yang bekerja di perhotelan itu dikenal akan keramahtamahan, pelayanan dan wawasannya yang luas.

“Saya sudah tertarik dengan dunia perhotelan sejak kuliah dan pertama kali terjun ke bidang itu ketika saya berada di semester 5 di bangku kuliah ABA Pignatelli Solo tahuhn 1995,” jelasnya. Mulailah dirinya merangkak dari jabatan terendah yakni Staff Business Centre di Graha Santika Hotel Semarang, kemudian ke Front Office Cashier di Agas International Hotel Solo dan berlanjut selama 21 tahun bergelut hingga akhirnya sukses menjabat sebagai General Manager The Cube Hotel Yogyakarta.

Puluhan tahun bergelut di dunia perhotelan dan pindah di satu hotel ke hotel lain tak membuat Tuty merasa bosan. “ Alasan saya selalu betah di bisnis perhotelan karena saya melihat selama ini saya berada di bidang ini memiliki banyak relasi dari berbagai macam latar pendidikan dan status sosial yang berbeda. Dan itulah yang menjadi kesenangan saya selama ini,” ujarnya. Tuty juga selalu menekankan pada karyawannya untuk menjunjung tinggi kejujuran, kerja keras dan royalitas demi kemajuan bisnis.

Porwanty Astuty diantara top leader Azana Hotel Management

Porwanty Astuty diantara top leader Azana Hotel Management

Inovasi jadi senjata hadapi kompetitor
Jika berbicara mengenai kompetisi atau persaingan antar kompetitor memang bukan menjadi hal yang mudah. Perkembangan bisnis yang semakin bertumbuh tidak sebanding dengan pertambahan pengunjung. Apalagi saat ini konsumen sudah semakin tidak royal lagi.

Kebanyakan dari mereka hanya menempati hotel yang mampu memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik. Dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis, bagaimana mempertahankan eksistensi serta meningkatkan okupansi di tengah sengitnya persaingan.

“Cara terbaik yang saat ini kami lakukan untuk bisa tetap eksis ditengah persaingan antar hotel baru dan yang lebih modern adalah dengan selalu berusaha menciptakan sesuatu yang baru dan berinovasi dalam segala hal yang ada di hotel dengan menyesuaikan kebutuhan tamu,” jelas wanita yang memiliki motto be myself and always grateful for everything.

Jika dibandingkan bisnis perhotelan di Kota Solo dan Yogyakarta memiliki perbedaan yang signifikan. “pangsa pasar di kota Yogyakarta lebih variatif dikarenakan kota Yogya selain dikenal salah satu kota tujuan wisata terpopuler di Indonesia juga merupakan kota pelajar, jadi semua segment lebih merata masuk ke hotel,” paparnya.

Dan dikarenakan kebanyakan wisatawan yang berdatangan di Yogyakarta berasal dari mancanegara menjadi keuntungan bagi The Cube Hotel Jogja. “kami memiliki konsep hotel yang classic colonial modern sehingga segment yang sangat cocok dengan The Cube Hotel Jogja adalah wisatawan mancanegara, dan kebetulan lokasi hotel sangat dekat dengan kampong turis nya Yogyakarta, yaitu Prawirotaman. Dan itu sekaligus menjadi keuntungan bagi kami,”ujar dia.

Dan ketika ditanya mengenai upaya dirinya menghadapi lesunya pasar. Tuty mengaku terus melakukan perbaikan. “terus memperbaiki produk baik kualitas kamar maupun makanan juga fasilitas hotel yang sudah ada maupun yang baru. Selain itu kami juga melakukan survey competitor yang terus dijalankan baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata Tuty

Ingin berbisnis guesthouse
Meski sudah sukses menjabat sebagai seorang General Manager tak membuat Tuty lupa untuk bermimpi. “ Saya masih memiliki impian yang belum tercapai. Dan sesuai dengan bidang yang saya kuasai ini, saya berniat untuk kembali ke kota Solo dan memiliki bahkan mengelola hotel sendiri, minimal guesthouse,” harap dia.

Tuty beralasan bisnis yang dia rencanakan itu memiliki prospek yang bagus. “Saya melihat bisnis ini memiliki prospek yang bagus kedepannya. Rencananyaa usaha guesthouse akan saya buat di Solo dengan marketnya backpacker Mancanegara, dan dipasarkan secara online yang di dalamnya saya membuat paket wisata dengan tempat2 bersejarah & wisata di kota Solo ,” kata istri Yanto Martono

Data diri:
Porwanty Astuty,
Panggilan : Tuty
Padang, Sumatera Barat, 11 April 1973

Keluarga:
Suami: Yanto Martono
Anak: 1. Rizki Primadianto Adi Nugroho
2. Josephira Devi Pritadianti

Pendidikan
SDN Ngringo IX Jaten (1987)
SMPN 8 Surakarta (1990)
SMAN 2 Surakarta (1992)
ABA St.Pignatelli Surakarta, English Dept.(1995)
STIE AUB Surakarta, Ekonomi Manajemen (2013)

Pengalaman kerja:
Casual sbg Staff Business Centre di Graha Santika Hotel Semarang ( 1995)
Front Office Cashier di Agas International Hotel Solo (1995 – 1996)
Guest Service Agent di Sheraton Hotel Solo (1996 – 1999)
Reservation Supervisor di Lorin Hotel Solo (2000)
Assistant Sales Manager di Quality Hotel Solo (2000 – 2004)
Dosen di IHS, Graha Wisata Hotel School, Akpar Sahid, Royal Seasons (2003 – 2007)
Sales Manager di Hotel Indah Palace Solo (2007 – 2008)
Operation Manager di Royal Seasons Hotel Education Centre (2008 – 2010)
Sales & Marketing Manager di Hotel Indah Palace Yogyakarta (2010 – 2011)
Marketing Manager di Solo Bistro Restaurant ( 2011)
Dosen di IHS, Royal Seasons, ISP, Victoria Hotel School ( 2011 – 2015)
Sales & Marketing Manager di HAP D’Wangsa Hotel Solo (2012)
Sales & Marketing Manager di Pose In Hotel Group (2012 – 2013)
Corporate Marketing Communication Manager, Azana Hotel Management /Choice Plus Indonesia(2013– 2015)
General Manager di The Cube Hotel Yogyakarta (2015 – sekarang)

Lain-lain:
Hobi: Listening Music
Makanan Kesukaan: Mie
Tempat favorit: Pantai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger