Digempur KUR, BPR Klaten Sejahtera Tak Bergeming

klaten sejahtera 3

JO, Klaten – Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikucurkan beberapa bank umum, membuat pelaku industri BPR was-was, karena suku bunga relatif rendah 9 persen pertahun. Sementara BPR masih mematok bunga relatif lebih tinggi.

Menghadapi kondisi demikian tidak perlu reaktif, namun perlu disikapi positif. Tetap fokus melayani nasabah sebaik-baiknya, sambil terus mencari solusi. Langkah ini terbukti ampuh mengatasi masalah.

“Alhamdulillah di tengah gempuran program KUR saat ini, kita masih bisa bertahan bahkan mampu tumbuh secara signifkan. Target kita semester pertama dapat dicapai, baik dari pertumbuhan sisi asset, penghimpunan dana maupun dalam penyaluran kredit “ papar Direktur Utama, Kotot Tamtama, SHKN, saat memberikan arahan penutupan training ramadhan yang diselenggarakan di Kantor Pusat PT BPR Klaten Sejahtera.

Lebih lanjut, Kotot Tamtama, mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan kerja keras para karyawan, khususnya bagian marketing. Tanpa pantang menyerah, melakukan pendekatan intensif dan persuasif kepada masyarakat, sehingga mampu menghimpun dana dan menyalurkan kredit sesuai target.

Training ramadhan digelar bekerja sama dengan Amalia Consulting, diikuti 50 peserta terdiri dari jajaran komisaris, direksi dan karyawan, dibuka Direktur BPR Klaten Sejahtera, Sujarwadi, SP. Materi training disampaikan, Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan, mengangkat tema Waspadai 7 Amalan Pemicu Bangkrutnya BPR dalam Perspektif Manajemen dan Spiritual. – arn


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger