SMPN 8 Solo, Tidak Ada Perploncoan !

IMG-20160709-WA0008

Kepala Sekolah SMPN 8 Surakarta, Drs. Nugroho, M.Pd, Sikapi Peraturan Mendikbud tentang Larangan Ospek Perploncoan Siswa Baru

JO, Solo – Saat tahun baru sekolah, biasanya ada tradisi ospek yang macam-macam. Perploncoan menjadi bagian kegiatan yang terus terjadi bertahun-tahun. Padahal, nama kegiatan itu sebenarnya adalah Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Bimbingan Peserta Didik Baru (MBPDB).

Untuk mencegah perploncoan, Mendikbud Anies Baswedan pun mengeluarkan aturan Permendikbud Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, tertanggal 6 Mei 2016.

Sesuai dengan namanya dulu Masa Orientasi Siswa (MOS), sekarang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) sebagaimana tertuang dalam Permendikbud tersebut. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Solo, sangat mendukung apa yang telah diinstruksikan oleh Mendikbud.

Kepala Sekolah SMPN 8 Surakarta, Drs. Nugroho, M.Pd menyatakan, bahwa di SMPN 8 Solo bahkan sudah menerapkan setidaknya 4 tahun terakhir kegiatan ini bebas dari perpeloncoan maupun kegiatan yang tidak logis.

“Pada tahun pelajaran 2016/2017 yang telah dan akan kami lakukan anatara lain, semua siswa kelas VII, VIII & IX telah kami sampaikan 1 bendel tata tertib (tatib) siswa yang harus dibaca dan dipahami bersama orang tuanya,” jelas Nugroho, saat ditemui dikantornya. Rabu (14/7/2016)

Bila bersedia diatur sebagaimana yang tertulis dalam tatib, lanjut Nugroho, maka mereka wajib mengisi surat pernyataan. Tatib siswa SMPN 8 Solo tahun ini juga di tambahkan pasal 39 PP No 74 tentang Guru sebanyak 4 ayat yang mengatur sanksi guru kepada siswa.

Sedangkan tujuan MOS ataupun PLS digunakan untuk mengantarkan dan memfasilitasi siswa baru dalam beradaptasi terhadap lingkungan fisik sekolah yang baru, kurikulum yang baru misal siswa harus beradaptasi dari sistem guru kelas di SD ke sistem guru mapel di SMP sehingga harus menyesuaikan dengan karekter banyak guru.

Sarana pra sarana yang benar-benar berbeda dengan di SD terutama hal-hal yang bersentuhan dengan Informasi Tehnologi (IT). Cara, metoda dan strategi pembelajaran baru, Organisasi dan kelembagaan baru, serta penanaman karakter dan beribadah sesuai dengan agama yang diyakini dan lain lain.

Semua materi MOS ataupun PLS disampaikan oleh Bapak Ibu Guru yang telah bersertifikat atau profesional dengan suasana gembira tetapi tetap semangat sesuai dengan jam pembelajaran di SMPN 8 Solo, yakni mulai puku 07.00 – 13.30 Wib.

“Kegiatan seperti ini sudah menjadi budaya di sekolah kami, sehingga tidak ada perpeloncoan, kekerasan fisik dan kegiatan irasional lainnya,” tegas Nugroho. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger