SMPN 8 Solo Materi Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Masuk Mapel

Kepala Sekolah SMPN 8 Surakarta, Nugroho, S.Pd, M.P

JO, Solo – SMPN 8 Surakarta, menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Silabus dan RPP, bertempat di Aula SMPN 8, Sabtu (16/7/2016), Kepala Sekolah SMPN 8 Surakarta, Nugroho, S.Pd, M.Pd, saat membuka kegiatan tersebut mengharapkan semua guru pengampu mata pelajaran (mapel) wajib memasukkan materi pemilahan dan pengelolaan sampah pada semua mapel yang diajarkan mulai kelas 7 sampai dengan kelas 9.

Latar belakang merancang materi pemilahan dan pengelolaan sampah, karena lingkungan SMPN 8 Surakarta, setiap harinya menghasilkan sampah organik dan non organik yang cukup banyak. Berasal dari dedaunan yang berasal dari pepohonan yang banyak tumbuh di lingkungan sekolah maupun sampah yang berasal dari setiap kelas.

Apabila sampah tidak dikelola akan menjadi permasalahan. Menganggu keindahan sekolah, maka sampah dikumpulkan pada tempat yang disediakan, kemudian dipilih dan diolah. Sampah organik akan difermentasikan menjadi kompos dan sampah non organik akan dijadikan hasta karya.

“Materi pemilahan dan pengelolaan sampah harus teritegrasikan pada semua mapel. Tidak saja diberikan di kelas secara teori namun siswa juga langsung diajak mempraktekkan. Lahan dan mesin pencac ah sudah kita miliki. Silahkan materi digodok bersama diantara para pengampu mapel “ tandas Nugroho dihadapan 50 guru mapel.

Lebih lanjut, Nugroho menjelaskan memasukkan materi pemilahan dan pengelolaan sampah yang terintegrasi dalam semua mapel, merupakan salah satu upaya mengoperasionalkan visi SMPN 8 Surakarta, yaitu sebagai “ Sekolah yang Berprestasi, Berbudaya, Berwawasan Lingkungan Berdasarkan Iman dan Taqwa “.

Pelaksanaan pemilahan dan pengelolaan sampah mendapatkan pendampingan dari GIZ Jerman. Lembaga ini secara tehnik memberikan pembekalan dan pelatihan, serta pendampingan pengelolaan sampah organik dan non organik

2(2).

“ Alat pembuat kompos sudah kita miliki, harapan saya sampah organik ini diolah dan dipacking yang bagus menjadi kompos siap jual ke pasar, sehingga bisa menjadi salah satu pembelajaran kewirausahaan bagi para siswa secara nyata “ papar Nugroho.

Disamping workshop penyusunan silabus dan RPP pemilahan dan pengelolaan sampah, workshop juga diisi Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan, dengan materi “Kiat Media Relations dan Menulis di Media“. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress