Gojek Jangan Dilarang

JO, Solo – Narasumber talkshow Lingkup Ekonomi Radio Swara Slenk 92,5 Fm, Drs. Suharno, MM, berharap agar keberadaan Gojek di kota Solo tidak dilarang.

Pemerintah justru diharap memfasilitasi dan memediasi antar pengemudi Ojek dan Gojek, agar tidak terjadi benturan di lapangan.

“Pemkot Solo bila melarang Gojek apa dasarnya ? Kalau Gojek dilarang Ojek pun seharusnya juga dilarang. Keduanya belum ada aturan mainnya ” papar Suharno pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi Unisri Surakarta, Senin (25/7).

Lebih lanjut, Suharno, berharap pengemudi Ojek tradisional difasilitasi agar bisa menjadi pengemudi Gojek yang berbasis aplikasi on line.

Talkshow interaktif on air ini, mendapat sambutan hangat dari pendengar Swara Slenk, umumnya mendukung keberadaan Gojek.

Para penelpon, berharap Pemkot, bisa mengkoordinir dan mengatur keberadaan Gojek, bukan melarangnya.

Salah satu penelpon, pak Wijaya, dari Pajang, mendukung Gojek, karena merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang digalakkan Presiden RI, Joko Widodo.

” Peran pemerintah semestinya, mengatur, membimbing dan mengawasi, buka melarang. Gojek bisa membuka lapangan kerja baru, bila diatur dengan baik bisaberkontribusi meningkatkan pendapatan asli daerah ” himbau Wijaya, bersemangat. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger