Gubernur Jateng Beri Kuliah Umum di UNIBA Solo

KULIAH UMUM GUB. JATENG 27 JULI 2016

JO, Solo – Mahasiswa Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta mengikuti kuliah umum yang diberikan oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP di aula Sidoluhur kampus setempat. Rabu (27/7/2016) pukul 11.00 WIB-selesai.

Kuliah umum Ganjar Pranowo dengan tema “Memajukan bangsa dengan Kejujuran dan Integritas Tinggi “. Ditegaskan bahwa kejujuran sangat penting untuk ditegakkan dalam segala aspek.“Bangsa ini akan maju kalau kita jujur, bangsa ini akan maju kalau kita berani”. petikan pernyataan beliau saat mengisi kuliah umum

Rektor UNIBA Prof. Dr. Ir. Hj. Endang Siti Rahayu, MS menyampaikan salam hangat dan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur beserta jajarannya yang telah menyempatkan diri untuk meluangkan waktu dan bersedia memberikan kuliah umum di kampus UNIBA.

“Acara kuliah umum ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis UNIBA ke-33,” ujar rektor sebelum kuliah umum dimulai.

Pada kuliah umum yang bertema kejujuran ini Gubernur memberikan pertanyaan kepada mahasiswa “Sebagai mahasiswa, saya ingin bertanya kepada kalian, sebenarnya apa masalah terbesar Indonesia yang paling mendesak saat ini.

KUL.UMUM GUB. JATENG 27 JULI 2016

”Gubernur memberikan kesempatan kepada tiga orang mahasiswa untuk menjawab. Mahasiswa pertama, Taslimah dari Fakultas Akuntansi UNIBA memaparkan masalah Indonesia yang paling mendesak ada 3 yaitu, moralitas, ekonomi, dan pendidikan. Mahasiswa kedua, Hari Sapto (Presiden BEM UNIBA) menegaskan bahwa masalah utama bangsa yang paling meresahkan saat ini adalah kemunculan game Pokemon Go, akan tetapi yang terpenting adalah masalah Sumber Daya Manusia yang masih sangat kurang kesadarannya untuk mendukung kemajuan bangsa. Sedangkan mahasiswa ketiga yaitu Bambang Wilopo dari Pascasarjana UNIBA memberikan pendapat bahwa masalah terbesar bangsa adalah integritas dan kejujuran yang sangat rendah yang dimiliki masyarakat.

Menanggapi ketiga pemaparan mahasiswa tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa moralitas dapat dibentuk dari berbagai faktor, yaitu latar belakng orang tua, pendidikan, dasar agama, dan lingkungan. Ekonomi dapat ditingkatkan dengan pembinaan secara langsung dan dengan memberikan modal kredit tanpa agunan untuk dapat memulai usaha sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat berpenghasilan mandiri.

Sedangkan masalah pendidikan sendiri kita harus memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan, karena dengan pendidikan yang tinggi dapat mengubah nasib seseorang menjadi lebih baik.

Masalah SDM dapat diatasi dengan memberikan pembinaan dan peningkatan mutu SDM dengan pelatihan dan pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai kenang-kenangan Gubernur memberikan buku hasil karya beliau yang berjudul “Kontroversi Ganjar” untuk mahasiswa. – fit

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger