Gelar Workshop Batik Genjot Destinasi Wisata

Edo For Jatengonline

JO, Solo – Untuk kali pertama kegiatan International Art Camp digelar di Indonesia, tepatnya di Solo dan sekitarnya. Event yang dihelat pada 21-28 Juli 2016 ini, mengambil lokasi di kawasan Candi Cetho dan Solo. Selama di Solo, para peserta tak hanya mengikuti workshop batik, tapi juga melakukan wisata belanja di salah satu gerai batik di kawasan Laweyan.

Sehingga, sinergi bisnis bisa dilakukan dengan berbagai cara. Termasuk rangkaian kegiatan seni budaya bertaraf internasional yang bisa dipadukan dengan workshop seni dan wisata belanja. Seperti halnya event International Art Camp 2016 di Solo dan sekitarnya, yang diikuti sekitar 45 peserta yang mayoritas seniman dari 15 negara di Asia dan Eropa.

“Para peserta dari 15 negara dalam rangkaian kegiatan ini mengikuti workshop bersama sesuai yang diminati. Seperti seni lukis, patung, pahat hingga clay atau gerabah. Tak hanya itu, mereka juga mengikuti city tour dan workshop membatik di Omah Batik Laweyan Solo sekaligus wisata belanja,” papar penggagas International Art Camp, Sulistyo,

Konsep city tour yang digelar di beberapa lokasi tak lain untuk mengenalkan potensi wisata dan kesenian yang ada di Solo dan sekitarnya. Seperti Museum Sangiran, dan menyaksikan wayang orang Sriwedari. Sebanyak 15 negara yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, diantaranya dari Malaysia, Singapura, Bangladesh, India, Thailand, Laos, Vietnam, Nepal, Polandia, Italia, Perancis, termasuk Indonesia.

“Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan International Art Camp di Indonesia. Sebagai seniman saya sangat menikmati seni membatik lewat workshop bersama di Solo. Dan saya berharap kegiatan seperti ini sering diadakan,” jelas salah satu peserta yang juga seniman patung asal Singapura, Casey Chen.

Operational Manager Batik Omah Laweyan, Sofyan Yusup mengatakan, kehadiran peserta International Art Camp untuk melakukan workshop batik. Hal ini sekaligus menunjukkan gerai batiknya menjadi salah satu destinasi untuk belajar membatik.

“Selain belajar membatik bersama, para peserta workshop sangat interesting dan tertarik untuk berbelanja aneka batik yang tersedia. Diantaranya berupa fashion, bahan batik hingga sarung batik,” pungkasnya. edo

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger