Ada Kesenjangan Pembelajaran PPKn di Sekolah

JO, Solo – Disinyalir saat ini siswa kurang berminat belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn). Penyebabnya karena ada kesenjangan antara teori dan praktek.

Oleh karena itu guru harus pandai memilih strategi dan model pembelajaran yang tepat. Agar siswa senang dan antusias belajar PPKn, guru bisa menggunakan pendekatan problem based learning.

Demikian diungkapkan dosen prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Drs. Yusuf, M.Pd, dalam acara pengabdian masyarakat, di Ruang Seminar Unisri, Sabtu (30/7).

Kegiatan diikuti l70 guru sekolah dasar (SD) Gugus 15, kecamatan Banjarsari.

Acara dibuka, Ketua Kelompok Gugus (KKG) 15, Kustinah, S.Pd, M.Pd, menyambut gembira kegiatan pengabdian, berharap kerjasama dalam bentuk seminar maupun workshop yang menambah wawasan dan kompentesi para guru dapat lebih ditingkatkan di masa mendatang.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh Drs. Yusuf, M.Pd dan Dr. Supeni, mengangkat tema ” Pembelajaran PPKn Berbasis Problem Based Learning “, disambut antusias para guru, diskusi berlangsung sangat hidup hingga akhir acara. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger