Warna Hijau, Syirik ?

Sedekah Laut

Acara sedekah laut menjadi daya tarik tersendiri wisatawan domestik maupun manca.

Solo – Pantai Selatan identik dengan Nyi Roro Kidul , seorang perempuan yang cantik jelita. Pantai Parang Tritis, Pantai Baron ataukah setiap ke pantai, menyatakan bahwa tidak boleh menggunakan baju atau kaos warna hijau. Benarkah seperti itu ? Banyak sekali cerita-cerita yang mengatakan seperti itu. Bahkan banyak juga yang setiap menceritakan masalah itu akhirnya menjadi ribut sendiri-sendiri.

Karena setiap orang mempunyai pendapat masing-masing dan pendapat itu juga sangat dipercaya oleh masing-masing pencerita . Bahkan tidak sedikit yang akhirnya menjadi masalah, kemudian jadi agak renggang persahabatan hanya karena cerita masalah itu. Seperti yang aku lihat beberapa hari yang lalu ada sekelompok orang yang melakukan outbond ke pantai wilayah Yogyakarta.

Kebetulan seragam yang dipakai oleh mereka adalah kaos yang berwarna hijau. Sebelum berangkat memang ada yang nyeletuk tentang kaos warna hijau yong konon katanya terlarang untuk digunakan ke pantai. Tetapi waktu itu tidak banyak yang komentar masalah itu. Tidak tahu kenapa cerita itu tidak berlanjut dan hanya diam mulai dari Solo sampai tujuan yaitu pantai Sadranan di wilayah Yogya .

Mungkin takut, atau malah saking takutnya terjadi apa-apa akhirnya memilih untuk diam saja. Memang sesampainya di pantai tidak terjadi masalah yang berarti. Jadi sampai kembali ke rumah masing-masing semua selamat tanpa ada halangan satupun.

Namun tidak disangka-sangka, beberapa hari kemudian menjadi topik yang sangat panas sekali. Tiba-tiba di tempat kerja salah satu rekan mengeluarkan kata-kata yang intinya kalau ke pantai itu tidak boleh menggunakan baju atau kaos warna hijau. Rekan yang lain menjawab ketus, siapa yang melarang ? Dijawab : Nyi Roro Kidul. Sambil mendekat lantas : Siapa Nyi Roro Kidul ? Itu namanya syirik.

Dan terjadilah perdebatan diantara orang-orang yang mempunyai pendapat yang berbeda-beda dan sama kuatnya. Saya hanya sebagai pendengar saja, karena memang tidak tahu persisnya. Bahkan saya hampir tidak berfikir panjang tentang larangan ataupun ketidakbolehan sesuatu hal. Karena kalau memang dilarang, saya tidak pernah akan melakukannya.

Menurut pendapat seseorang yang tahu tentang agama bahwa syirik itu adalah perbuatan dosa yang amat sangat tidak mendapatkan ampunan dari yang Maha Kuasa. Contoh : menyekutukan Allah dengan benda-benda lain. Ibarat semut hitam berjalan diwaktu malam yang gelap gulita, karena saking tidak terlihatnya. Kenapa harus diperdebatkan oleh manusia ? Sejarah Rasul belum pernah ada kalau menerima wahyu itu enak-enakan di rumah, tetapi ada yang di Goa, di atas bukit dsb.

Saya yakin, orang yang mempunyai pendapat bahwa tidak boleh menggunakan baju atau kaos warna hijau itu diperoleh dari cerita dari orang lain. Cerita dari mulut ke mulut saja yang tidak tahu persis sumbernya darimana. Banyak yang percaya tetapi juga ada yang memang tidak peduli sama sekali.

Tapi anehnya, kenyataannya banyak orang yang ke pantai itu menggunakan baju atau kaos selain warna hijau. Itu artinya banyak orang yang merasa tidak ingin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan atau tidak ingin terjadi sesuatu di pantai itu. Tetapi ada orang yang mempunyai pendapat bahwa barang ghoib itu memang ada dan itu tidak bisa dilihat oleh mata.

Kalau orang tidak percaya dengan ghoib itu, seharusnya mempelajari kembali membaca AlQur’an. Setan, jin disebutkan berkali-kali dalam Alqur’an seperti di Surat Arrohman ayat 33, Surat An Nas ayat terakhir, dan ada beberapa lagi surat yang lainnya.

Hubungan dengan warna hijau itu kalau masyarakat lingkungan pantai percaya seperti itu , hendaknya yang lain seharusnya memahami saja. Yang menentukan syirik dan tidaknya itu hanya Allah, manusia tidak punya kewenangan atau hak untuk mengatakan seperti itu.

Kalau akan menjelaskan Nyi Roro Kidul itu tidak akan pernah selesai karena memang itu ada sejarahnya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan sudah tidak ada lagi perdebatan antara syirik dan tidaknya. Masihkah anda akan menggunakan baju atau kaos warna hijau untuk menuju ke pantai selatan ? Ataukah anda akan memakai warna lain ? Terserah Anda ???

Ditulis Oleh : Dra. Sri Suprapti,
Guru SMP Negeri 8 Surakarta
No. Hp. 081329405977.


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger