Ekstrakuler Bekali Siswa Lebih Berkarakter

IMG-20160820-WA0008

Tahun ajaran ini terjadi pergeseran waktu. Wakil Kepala Kurikulum  Agus Siswanto, S.Pd.,  Waka Kesiswaan  Wahyu Prihatin Sayekti, S.Pd. dan Waka Humas dan Sarpras oleh Ngatman, S.Pd. saat memimpin pertemuan.

JO, Solo – Pembinaan dan koordinasi ekstrakurikuler bagi pembimbing bertujuan menjadikan anak agar lebih berkarakter. Sekaligus membuat rencana program ekstrkurikuler setiap cabangnya. Dilakukan oleh Kepala SMP Negri 8 Surakarta, Nugroho, S.Pd.M.Pd. Jumat (19/8/2016)

Di SMP Negeri 8 ini ada 18 cabang ektrakurikuler yang menjadi pilihan siswa. Rencana program kegiatan tersebut terdiri dari rencana kegiatan jangka pendek (mingguan), rencana kegiatan menengah (semester) dan rencana kegiatan jangka panjang (lulusan).

“Pembinaan ekstrakurikuler ini perlu digiatkan lagi, sesuai dengan himbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru, Muhadjir Effend,i dengan tujuan membina anak agar lebih berkarakter,” papar Nugroho.

Sedangkan di SMP Negeri 8 ini, lanjut Kepala Sekolah, siswa memilih ekstrakurikuler yang sesuai dengan hati nurani siswa itu sendiri, tidak ada paksaan dari orang lain termasuk dari guru.

“Pembimbing mempunyai tugas dan tanggung jawab mendidik secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Siswa diberikan beban untuk mengembangkan bakat dan minat kognitif, afektif dan psikomotorik,” lanjutnya.

Tujuan ekstrakurikuler ini memang harus diseragamkan, di awal dan di akhir peserta dapat dibandingkan hasilnya. Harus ada penambahan sikap yang lebih baik dari sebelumnya. Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler itu tidak hanya mengisi waktu luang saja, tetapi dengan sikap persepsi yang sesuai dengan tujuan yaitu menjadi anak yang berkarakter layaknya orang Solo. Sebagai contoh ekstra pencak silat, dengan tambahnya ilmu , seperti ilmu padi semakin berisi semakin merunduk.

Tahun ajaran menjadi rujukan Sekolah Mantap ( Manajemen Transparan Akuntabel dan Partisipatif ) dan ini harus diupayakan sekaligus mengevaluasi tahun kemarin. Untuk administrasi agenda ekstra, semua akan dibuatkan oleh sekolah. Sekaligus digunakan untuk melengkapi akreditasi sekolah tahun 2017.

“Semua pembina cabang ekstrakurikuler harus membuat rencana program kegiatan yang diketahui oleh Kepala Sekolah, sesuai dengan UU Permendikbud No 81 A tahun 2013. Jadwal yang sudah dikeluarkan harus ditaati dan koordinasi dengan kegiatan ekstrakurikuler,” tegas Kepala Sekolah. – sri

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger