The Power of Kepepet Kunci Sukses Berwirausaha

JO, Solo – Kaya raya selagi muda ternyata bukan hanya impian semata. Yufita Ernawati, S.Si, Mahasiswi Magister Manajemen Pasca Sarjana Unisri, semester 3 ini, telah membuktikan. Diusianya yang baru 27 tahun telah menjadi milyader dan keliling diberbagai negara di Asia dan Timur Tengah.

Apa bisnis yang digeluti dan apa kunci suksesnya ?

“The Power of Kepepet. Saat masuk kuliah uang saku hanya 100 ribu perbulan. Jelas uang segitu tidak cukup. Terpaksa harus mencari tambahan penghasilan sendiri ” papar Yufita saat menjadi narasumber talkshow Bisnis Corner Produa RRI Surakarta, Selasa malam (23/8).

Berbagai cara dilakukan untuk mendapat tambahan uang saku. Diantaranya mendirikan bimbingan belajar dan distro. Tapi kedua bisnis tersebut kandas di tengah jalan.

“Akibatnya orang tua sempat melarang saya berbisnis. Saya diminta fokus menyelesaikan kuliah,” kenang alumni SMAN 1 Surakarta ini.

Namun Yufita pantang menyerah. Diam-diam bergabung dalam keagenan pulsa dengan sistem jejaring (MLM).

Berkat ketekunan dan usaha yang pantang menyerah, serta ulet mencari mitra bisnis, setelah lima tahun bisa menikmati hasilnya.

Dari hasil jerih payahnya, kini pasive income saldo rekeningnya mencapai milyaran rupiah. Bisa untuk mencukupi kebutuhan sendiri dan melanjutkan kuliah S2.

Jaringan bisnisnya saat ini merambah ke Asia dan Timur Tengah. Berkat jaringan luas, dipercaya mitra bisnis, mendirikan usaha konvensional. Dalam waktu dekat, awal September membuka usaha baru pecel ndeso di Kalimantan.

IMG-20160824-WA0001

Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan, selaku narasumber kedua menanggapi, bahwa godaan terbesar wirausaha muda selalu ingin membuka banyak usaha.

“Ide bisnis selalu bermunculan dan semua ingin dijalankan. Jiwa muda memang begitu sering membara. Akibatnya di tengah jalan banyak yang bangkrut, karena tidak fokus dan tidak menguasai core bisnis. Bila ingin langgeng, bangun dulu sistem yang kuat ” ungkap konsultan bisnis yang juga dosen prodi akuntansi dan MM Unisri ini.

Statement, Suharno, diamini Yufita, bisnis awal yang dijalankan gulung tikar karena tidak membangun sistem, hanya mempercayakan pada karyawan.

“Sekarang saya harus menguasai bisnis dari hulu sampai hilir. Dari membeli bahan baku, mengolah, sampai memasarkan. Kini beberapa usaha dengan model waralaba, berkembang dibeberapa lokasi ” pungkasnya. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress