PKB Minta Restu Ulama Dukung Sandiaga Uno

SANDI

JO, Jakarta – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta akan mendeklarasikan nama calon gubernur jagoannya yang akan diusung pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

Deklarasi tersebut akan dilaksanakan di kediaman Ketua Dewan Syuro PKB Jakarta, KH Ahmad Fauzi, di Pesantren Al-Qudwah Al-Mukaddasah, Cakung Jakarta Timur, Kamis (25/8/2016) besok.

“Desakan dari konstituen PKB di akar rumput sudah tidak bisa dibendung lagi, termasuk masukan-masukan dari para Ulama, Kyai, dan Ustadz kampung se-Jakarta. Insyaallah, kita akan deklarasikan cagub dari PKB besok, bertempat di pesantren Ketua Dewan Syuro PKB DKI,” kata Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, di Kantor DPW PKB, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2016).?

Deklarasi ini, kata Hasbi, juga akan dihadiri ratusan santri NU se nusantara. Diantaranya adalah keluarga besar santri alumni pesantren Lirboyo, Tebuireng, Sidogiri, Rembang yang tinggal di Ibu Kota Jakarta.

Hasbi mengatakan, sampai saat ini, belum ada keputusan apapun terkait nama Cagub. Kalau sebelumnya ada nama yang beredar, itu baru sebatas pendapat sebagian kader.

“Kami tidak bisa sembarangan menentukan, ada mekanisme khusus bagi PKB,” tutur Ilyas.

Meski belum ada keputusan resmi, Ilyas menyebutkan, beberapa tokoh memang sudah dipantau oleh para Ulama dan Kyai dari pemberitaan dan perkembangan selama ini. Nama yang dimaksud di antaranya adalah Sandiaga dan Saefullah.?

Hasbi mengakui, jika sampai detik ini kandidat terkuat yang akan didukung PKB adalah calon gubernur dari partai Gerindra, yaitu Sandiaga Uno.

“Sampai detik ini yang terkuat memang Pak Sandi, tapi ini belum final,” ujar Hasbi seakan ingin merahasiakan nama Cagub jagoannya.

Hasbi kembali menegaskan, bahwa partainya mempunyai mekanisme dalam menentukan calon yang akan didukung. Diantara tahapan untuk menentukan figur yang akan didukung, selain mendengarkan aspirasi rakyat dan kader PKB, juga masih akan meminta pendapat pada Kyai dan Ulama serta terakhir adalah sholat istikhoroh.

“Nanti malam, kami masih akan menyambangi beberapa Ulama dan Kyai di Jakarta, kami akan mendengarkan masukan-masukan beliau terlebih dahulu. Dalam tradisi kami, PKB sami’na wathoatan (mendengar dan menaati nasehat Kyai),” terang dia.

“Jadi, kami akan minta restu ke Ulama dulu, utamanya kepada Dewan Syuro PKB DKI. Kami juga akan meminta petunjuk secara vertikal dengan shalat istikharah. ?Insyaallah, nanti DPP PKB juga akan menghormati pilihan Ulama dan Kyai,” katanya.

Selain itu, Hasbi juga mengisyaratkan, jika suara di akar rumput partai besutan Gus Dur itu tidak menghendaki calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Sejauh ini, hampir seluruh pengurus di tingkat ranting dan cabang PKB, termasuk juga para Kyai lebih condong menginginkan perbaikan kepemimpinan di Ibu Kota,” kata dia dimpolmatis. – teropongsenayan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger