KPU DKI: Hindari Kampanye SARA !

medium_57kpud

JO, Jakarta – Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno meminta mengajak masyarakat Ibu Kota bersama-sama menjaga stabilitas di Ibu Kota selama Pilkada DKI 2017.

Dia juga mengingatkan, agar partai politik dan masyarakat menghindari kampanye yang menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sebab itu adalah pelanggaran.

“Nanti (pelanggaran) itu bagian Bawaslu. Jadi, kalau ada kampanye yang menebar kebencian, sentimen SARA, black campaign, dan sebagainya yang berpotensi menimbulkan permusuhan, itu termasuk pelanggaran,” kata Sumarno, di Kantor KPU DKI, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2016).

Sumarno mengatakan, Bawaslu akan mengawasi dan mendalami setiap dugaan pelanggaran dalam masa kampanye.

Bahkan, kata dai, pendalaman terhadap pelanggaran juga dimungkinkan melibatkan aparat penegak hukum.

“Jika terbukti menggunakan isu SARA saat kampanye, maka akan diberikan sanksi. Mulai teguran tertulis atau menskors, misalnya mereka kan punya jadwal (kampanye), kalau ada pelanggaran yang dinilai berat, ada jadwal yang tidak diberikan,” tegas Sumarno.

Diketahui, waktu kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI akan dimulai pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. – teropongsenayan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger