SMPN 8 Solo “Cerminan 5 S Di Kreasso Depanska”.

6285842110431

Dra. Sri Suprapti, Sie Publikasi SMP Negeri 8 Surakarta

JO, Solo – Kepala SMP Negeri 8 Surakarta dalam pelaksanaan Kreasi Anak Sekolah Solo (Kreasso) 2016 yang diselenggarakan pada 15-17 September di Benteng Vasternberg Surakarta, mengatakan bahwa sangat merasa bangga dengan siswa yang sudah berhasil mengkondisikan keadaan di saat menjaga stand dengan nomor 21 kemarin.

Siswa SMP Negeri 8 Surakarta dalam menghadapi pengunjung yang berasal dari berbagai macam profesi mulai dari anak-anak TK sampai dengan orang tua sekalipun, selalu semangat dengan wajah yang oke sesuai dengan slogan SMP Negeri 8 yaitu Salam Sapa Senyum Sopan Santun (5S).

Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Nugroho, S.Pd.M.Pd, mengatakan bahwa di dalam mengikuti Kreasso 2016 siswa sudah mendapatkan ilmu yang amat sangat luar biasa. Mereka melakukan interaksi langsung dengan masyarakat dari berbagai kriteria. Mereka dengan ramah tamah menerima tamu pengunjung yang datang.

Bahwa SMP Negeri 8 Surakarta merupakan rujukan sekolah Mantap (Manajemen Transparans, Akuntabel dan partisipatif) tingkat nasional. Pengelolaan sekolah Mantap menerapkan pola manajemen yang mencoba mengimplementasikan prinsip Transparansi, Akuntabilitas dan Partisipasi warga sekolah, tanpa harus mengesampingkan peraturan perundangan yang berlaku.

Rujukan sekolah Mantap pernah dipresentasikan di depan Bapak Menteri yang lama Anis Baswedan. Dan dengan menggunakan pola manajemen ini diharapkan terungkap unsur-unsur krusial yang dapat memberikan sumbangan dalam memecahkan masalah. Setiap kegiatan baik yang bersifat akademi, non akademik terlebih dengan kegiatan yang ada hubungannya dengan pemanfaatan keuangan sekolah merupakan keharusan untuk dipertanggung jawabkan kepada stake holder termasuk kepada warga sekolah. Pertanggung jawaban ini akan berdampak langsung kepada keikutsertaan warga sekolah khususnya orang tua siswa untuk mendukung dan ikut membiayai program sekolah berikutnya.

Kepala Sekolah melanjutkan bahwa SMP Negeri 8 Surakarta menampilkan jargon “Hijau Sekolahku Nyaman Belajarku”. Dengan mengusung program sekolah sesuai Visi sekolah yaitu berwawasan lingkungan. Kegiatan Belajar Mengajar selain berada di kelas masing-masing dan di laboratorium bisa berlangsung juga di pot-pot bawah pohon mangga halaman sekolah. Bahkan untuk seragam siswa yang dipakai pada hari Jumat disesuaikan dengan jargon yaitu warna hijau muda untuk baju dan bawahan berwarna hijau tua.

Di SMP Negeri 8 Surakarta, teknik pengumpulan sampah dilakukan yaitu setiap pagi daun ditampung di tempat penampungan sampah. Seminggu sekali daun-daun kemudian dicacah (yang dulu masih dilakukan secara manual). Sekarang sudah menggunakan alat yang canggih sebagai pencacah sampah dengan kapasitas mesin 8 PK, daya yang dihasilkan sebanding dengan 8 tenaga kuda. Di setiap hari Sabtu jam terakhir ( etujuh) khusus waktu untuk adiwiyata yaitu dimulai dari menyiram tanaman sampai pemilahan sampah. – sri

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger