Holcim Hijaukan Perairan Sekitar Nusakambangan

tanam-mangrove1

Mangrove Ditanam Berkelompok

JO, Cilacap – Salah satu upaya untuk memperkaya keanekaragam hayati dan memperluas hutan mangrove di Kabupaten Cilacap, Holcim Indonesia bersama Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Dinas Kelautan Perikanan dan Pengelola Sumberdaya Kawasan Segara Anakan melakukan penanaman dan pengkayaan pohon Mangrove di area perairan pulau Nusakambangan dan dermaga penyebarangan Wijayapura, Senin 19 September 2016

Untuk meningkatkan harapan hidup , pohon Mangrove ditanam secara bergerombol dimana satu gerombol terdiri dari 20 pohon Mangrove, “ metode ini kami lakukan mengingat arus pasang surut dilokasi ini sangat kuat dan berpotensi menghanyutkan pohon yang sudah ditanam , terang Deni Nuryandain Corporate Communication Holcim Indonesia

tanam-mangrove2

Kegiatan ini akan melengkapi keunikan Kabupaten Cilacap yang memiliki sumberdaya pesisir yang sangat unik, khususnya Hutan Mangrove terluas di Pulau Jawa, yakni Laguna Segara Anakan. Banyak manfaat dari menanam pohon mangrove diantaranya mencegah abrasi pantai, menstabilkan daerah pesisir, tempat hidup dan sumber makan beberapa jenis satwa

Hal yang sama telah dilakukan sejak tahun 2010 , “ tahun ini kami alokasikan 1000 pohon mangrove jenis Rhizophora mucronata “, ujarnya

Menanam mangrove akan menambah nilai strategis Kabupaten Cilacap yang memiliki garis pantai Cilacap 201,9 km , dimana 105 km berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, 96,9 berhadapan dengan pulau Nusakambangan serta kawasan Segara Anakan dan memiliki potensi perikanan laut mencapi 865.100 ton.

tanam-mangrove-3

Aksi menanam Rhizophora mucronata merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2016 dengan tema Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar Untuk Kehidupan. – den

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger