SD Al Irsyad Solo Bazar 13 Jenis Jenang dan 7 Minuman

img-20161001-wa0011

JO, Solo – Komite Sekolah Dasar (SD) Al Irsyad di Jalan Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Solo, mengadakan bazar jenang tradisional. Selain agenda rutin, bazar kali ini bertepatan dengan tahun baru Hijriyah, acara berlangsung di halaman sekolah setempat, Sabtu (1/10/2016).Kegiatan ini bekerjasama antara sekolah dengan komite.

Ketua Komite SD Al Irsyad Solo, Bayu Sefi Suprapti menyebutkan, bahwa kegiatan bazar digelar bersamaan dengan penerimaan hasil rapor mid semester siswa dan tahun ini mengangkat kuliner dan fokus pada jenang tradisional.

“Kegiatan ini kerjasama antara komite sekolah dengan wali murid mulai dari kelas I sampai VI,” terang Suprapti di sela-sela bazar jenang tradisional di halaman sekolah setempat

img-20161001-wa0008

Sementara itu, Taufik, salah satu panitia mengatakan bahwa ada sekitar 352 siswa yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Tujuan dari penyelenggaraan acara ini untuk mengenalkan makanan pokok selain nasi dan mengenalkan aneka macam jenis jenang tradisional kepada para siswa.

“Acara seperti ini diselenggarakan setahun dua kali, kali ini beberapa jenang di kenalkan kepada para siswa, karena mungkin banyak yang belum mengetahui, atau hanya beberapa macam saja, padahal jumlahnya beragam,” jelas Taufik.

Kepada siswa juga dikenalkan tentang bagaimana cara mengemas daun untuk tempat jenang (takir) yang baik. Membuat takir dari daun pisang. Aneka macam jenis jenang itu mereka jual seharga Rp 2.000 per bungkus. Bertepatan dengan Hari Batik Dunia 2 Oktober, untuk dekorasi mejanya menggunakan tema batik.

Ada 13 macam jenis jenang dan 7 minuman yang dijual dalam bazar jenang tradisional di halaman SD Al Irsyad Solo antara lain, jenang sagu, cokelat, jenang pathi, lemu, surbah, dan mutiara. Serta jenang sumsum, procot, jagung, biji salak, ande-anda lumut, kacang hijau, grendul dan ketan hitam.

“Ada tujuh minuman, seperti gula asam, beras kencur, es cincau, es dawet, es degan, es jambu, dan es jeruk,” imbuh Taufik. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger