Legislator Dukung Program Pengembangan Kapasitas Usaha PNM

p_20161011_115648

Anggota DPR RI Komisi VI Endang Srikarti Handayani, bertekad ubah Usaha Kecil Menengah menjadi Usaha Keatas Menengah. 

JatengOnline, Solo – Menyadari pentingnya sektor UMKM bagi kelangsungan pekonomian Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebagai BUMN yang memiliki tugas dalam memberdayakan pelaku UKM tanah air berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha agar mampu bersaing di kancah nasional maupun global.

Pada hari Selasa (11/10) PNM melalui cabang Solo menyelenggarakan PKU bertemakan “Komunitas dan Sinergitas Pelaku UMK Untuk Pengembangan Usaha” yang dihadiri oleh 100 mitra binaan PNM Solo. Dalam acara ini, turut hadir Endang Srikarti Handayani Anggota Komisi VI DPR RI sebagai pembicara dan motivator.

Salah satu bukti nyata PNM dalam memberdayakan pelaku UKM adalah dengan melakukan kegiatan rutin Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Dalam kegiatan ini, mitra binaan PNM selain diberikan motivasi usaha juga mendapatkan berbagai macam pelatihan mulai dari sisi manajemen hingga pemasaran. Program inilah yang menjadi pembeda antara PNM dengan lembaga pembiayaan lainnya.

Anggota DPR RI Komisi VI Endang Srikarti Handayani menyambut dengan antusias dan positif program Pengembangan Kapasitas Usaha dari PNM, menurutnya kegiatan ini sangat baik sekali untuk meningkatan potensi usaha yang dimiliki oleh tiap-tiap pelaku UKM tanah air, dan yakin bahwa program seperti inilah yang diperlukan pelaku UKM di Indonesia.

“Pengusaha mikro dan kecil merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dan kami melihat PNM senantiasa berupaya untuk membantu mereka dalam meningkatkan kapasitas usaha bisnisnya dengan melakukan pendampingan usaha dan program PKU seperti ini. Langkah ini sangat konkret dalam pengembangan serta pemasaran produk UMK, peningkatan akses antara pelaku usaha, hingga peningkatan iklim usaha yang kondusif,” ujarnya

PNM cabang Solo sejak awal beroperasinya pada tahun 2012 hingga September 2016 telah menyalurkan Rp 636,229 Milyar kepada 9.268 pelaku UKM di Solo dan sekitarnya. Selain itu, PNM Solo memiliki 17 unit kantor layanan yang jangkauan pembiayaannya meliputi 116 kecamatan, 23 kabupaten, & 4 kota.

Sebagai tambahan informasi, PNM selain melalui ULaMM, juga memiliki produk pembiayaan yaitu Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang menitikberatkan khusus kepada ibu-ibu pra sejahtera produktif untuk dapat berkembang. Saat ini Mekaar telah membina 232.409 Nasabah dengan memiliki 273 kantor Mekaar yang tersebar dari Aceh hingga Papua Barat. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger