Prodia Layanan KesehatanTerpercaya Menunjang Pengobatan Generasi Baru

prodia-2

Maria Diah Fibriani, Branch Manager Prodia Solo saat bertemu wartawan, disela talkshow  ‘Berdenyut Sampai Usia Lanjut’. di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Sabtu (15/10/2016)

JatengOnline, Solo – Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Menurut definisi kardiovaskular dari World Health Organization (WHO), penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Ada banyak macam penyakit kardiovaskular, tetapi yang paling umum dan paling terkenal adalah penyakit jantung koroner dan stroke.

Menurut data dari WHO tahun 2008, angka kematian akibat penyakit kardiovaskular diperkirakan akan meningkat menjadi 17,5 juta hingga 20 juta per tahun pada 2015 dan akan terus meningkat hingga 30 juta pertahun tahun 2030. Selain itu, di Asia, penyakit ini lebih sering menyerang yang berusia lebih muda daripada di negara-negara belahan Barat. Hampir separuh dari mereka yang meninggal karena penyakit kronis, termasuk penyakit jantung.

Laboratorium Klinik Prodia mengkampanyekan pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan roadshow talkshow di 21 kota besar. Di Solo, talkshow berlangsung di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Sabtu (15/10/2016), dengan tema ‘Berdenyut Sampai Usia Lanjut’. Narasumber yang hadir pada talkshow ini adalah Prof Dr dr Muchsin Doewes, AIFO dan dr Dyah Pitaloka Putri, SpJP, FIHA.

“Melalui talkshow ini diharapkan masyarakat Indonesia mengenali tanda-tanda PJK dan stroke, serta memahami tindakan preventif untuk mencegah terjadinya PJK dan stroke,” papar Maria Diah Fibriani, Branch Manager Prodia Solo

“Solo menjadi kota yang ke-20, selain talkshow sejumlah acara menarik, salah satunya pemilihan karyawan sehat se Solo Raya dari perusahaan yang bermitra dengan kami ” terangnya.

Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke adalah penyakit yang banyak menyerang penduduk Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat penyempitan/penyumbatan di dinding pembuluh darah koroner yang mencegah darah mengalir ke jantung atau otak. Penyebab penyakit ini adalah adanya endapan lemak dan kolesterol pada dinding pembuluh darah yang menyuplai hati atau otak. PJK seringkali disebut sebagai “silent killer” .

Sebagai laboratorium klinik yang mengedepankan tindak preventif, khususnya dalam penatalaksanaan penyakit degeneratif kardiovaskular, Prodia menyediakan berbagai macam tes kesehatan, dimulai dengan skrinning sebagai pemeriksaan awal, dimana berbagai panel check-up kesehatan telah disediakan untuk mempermudah masyarakat dalam memilih jenis pemeriksaan yang paling sesuai dengan usia dan kondisi kesehatannya.

Diantaranya Profil Lemak, Panel Check-Up Young Generation (18-30 Tahun), Panel Check-Up dan Check-Up Plus (> 30 tahun), serta Panel Risiko PJK/ Stroke. Selain itu, Prodia juga telah menyediakan Panel Wellness Testing sebagai pemeriksaan lanjutan untuk mereka yang berisiko mengalami gangguan kardovaskular.

Sementara itu, memasuki era Next Generation Medicine, Lab Klinik Prodia bertransformasi dengan meluncurkan visi baru di tahun 2016 yakni Layanan Kesehatan Terpercaya Menunjang Pengobatan Generasi Baru (Transforming towards Reliable Next Generation Health Care).

“Demi mencapai visi ini, Prodia mengembangkan berbagai teknologi dan aplikasi baru, antara lain di bidang diagnostik molekuler, Mass Spectrometry, dan teknologi multiplex di laboratorium klinik, dengan didukung oleh sistem validasi metode yang kuat,” pungkas Reskia Dwi Lestari, SE, MM, Marketing Communication Manager Laboratorium Klinik Prodia. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger