Deteksi Dini Cegah Timbulnya Gangguan Kardiovaskular

p_20161015_111644

JatengOnline, Solo – Laboratorium Klinik Prodia mengkampanyekan pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan roadshow talkshow di 21 kota besar. Di Solo, talkshow berlangsung di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, dengan tema ‘Berdenyut Sampai Usia Lanjut’, Sabtu (15/10/2016).

Mencegah akan jauh lebih baik daripada mengobati. Terlebih untuk penyakit yang secara mendadak bisa merenggut nyawa, seperti serangan jantung dan stroke, maupun penyakit kardiovaskular lainnya. Sementara dari waktu ke waktu, angka kasus penyakit kardiovaskular ini kian bertambah.

dr Dyah Pitaloka Putri, SpJP, FIHA, selaku narasumber dalam talkshow tersebut, menyarankan untuk dilakukannya pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi dini dan mencegah timbulnya gangguan kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

“Pasien dapat melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan laboratorium, yang risiko rendah bisa melakukan check up rutin setiap 6 bulan, dan yang berisiko menengah harus melakukan pemantauan kesehatan selama 3 bulan,” jelasnya.

Menurut data dari WHO tahun 2008, angka kematian akibat penyakit kardiovaskular diperkirakan akan meningkat menjadi 17,5 juta hingga 20 juta per tahun pada 2015 dan akan terus meningkat hingga 30 juta per tahun di tahun 2030. Di Asia, penyakit ini lebih sering menyerang mereka yang berusia lebih muda daripada di negara-negara belahan Barat. Hampir separuh dari mereka yang meninggal, karena penyakit kronis, termasuk penyakit jantung.

Penyakit kardiovaskular juga merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Menurut definisi kardiovaskular dari World Health Organization (WHO), penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah.

Di Indonesia sendiri, penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke banyak menyerang penduduk Indonesia. yang gejalanya adanya penyempitan atau penyumbatan di dinding pembuluh darah koroner yang mencegah darah mengalir ke jantung atau otak. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger