Layanan Jadi Pilihan Nasabah Tentukan BPR

img-20161018-wa0002

JatengOnline, Solo – Persaingan lembaga keuangan, termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) makin ketat. Kondisi ini membuat kuatir para bankir terjadi persaingan tidak sehat, saling serobot nasabah.

Namun kekuatiran itu tidak beralasan, dari hasil riset membuktikan faktor utama nasabah pindak ke bank lain, lebih disebabkan faktor internal BPR, demikian disampaikan Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan, Minggu (16/10/2016) dalam workshop Membangun Citra dan Kinerja SDM BPR Berbasis Kearifan Lokal dan Spiritual di Fave Hotel Solo Baru.

Lebih lanjut, Suharno, dihadapan 20 peserta workshop yang terdiri jajaran direksi dan karyawan PT BPR Gajah Mungkur, Wonogiri, memaparkan alasan nasabah pindah ke bank lain. 14 % karena tidak puas dengan produk bank yang bersangkutan, 30% karena perilaku bagian personal bank, 38 % karena perilaku support service.

“Nasabah pindah ke BPR lain karena faktor penawaran kompetitor lebih menarik hanya 9 %,” paparnya.

Suharno yang juga dosen prodi akuntansi dan MM Unisri Surakarta, menambahkan bila BPR bisa memperbaiki attitude account manager justru akan mampu merebut 68 % nasabah yang tidak puas dari bank lain.

Workshop sehari dipandu Suharno dengan interaktif dan komunikatif, sehingga peserta mengikuti dari awal sampai akhir dengan antusias dan fun.

Diakhir workshop dihasilkan dokumen komitmen, sebagai tindak lanjut dari workshop, disusun bersama dan disahkan oleh Direktur Utama PT BPR Gajah Mungkur, Agus Salim, SE. – arn

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger