Bangun Jiwa Ksatria Anak Melalui Seni Budaya

JATENGONLINE, SOLO – Taman Balaikambang Solo tampak ramai oleh pengunjung yang antusias melihat Festival Anak (FESA) 2016 pada hari Minggu (18/12/2016). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Solo mengajar ini menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya oleh anak-anak. Ketua Pelaksana, Deni Novianto, mengaku sempat khawatir akan kendala cuaca namun atas kerjasama lebih dari 100 relawan acara berjalan lancar.

“FESA 2016 bertema Membangun Jiwa Ksatria Anak Melalui Seni Budaya. Kami ingin membangun karakter jiwa ksatria anak-anak melalui seni budaya sejak dini. Juga mendukung program Pemkot untuk mewujudkan Kota Solo Layak Anak,” papar Deni.

Adapun waktu pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi. Yaitu pukul 09.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB untuk sesi 1 berupa penampilan seni budaya oleh anak-anak binaan. Sedangkan pukul 19.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB untuk sesi 2 berupa sharing komunitas pendidikan se-Solo Raya.

Sebanyak 350 anak binaan dari 7 Taman Cerdas dan 2 Rumah Mengajar dari 9 titik di Solo terlibat dalam festival ini. Secara bergantian anak-anak itu menyajikan kesenian tradisional. Antara lain, tari-tarian tradisional, dolanan bocah, seni karawitan, drama kolosal, ketoprak anak, kesenian angklung, perkusi anak, hingga tembang macapat.

Sementara Ketua Komunitas Solo Mengajar, Gentur Yoga Jati menambahkan, “FESA 2016 mampu menumbuhkan rasa cinta anak-anak pada budaya nusantara. Sekaligus meningkatkan percaya diri pada anak-anak,”

Pihaknya juga berharap aktivitas ini dapat menginspirasi komunitas lain yang bergerak di bidang pendidikan dan anak. Ke depan, jalinan antar komunitas ini harus lebih sinergis dalam berkontribusi mencerdaskan generasi penerus bangsa. (rum)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger