Omzet Pedagang Naik di Musim Liburan

20170102_124401

JATENGONLINE, KLATEN – Momentum liburan pada akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017 dimanfaatkan oleh para pedagang di kawasan wisata. Tentunya untuk meraih pendapatan sebanyak-banyaknya seiring dengan membludaknya pengunjung yang memadati kawasan wisata. Salah satunya di obyek wisata Umbul Cokro di kawasan Klaten. Menurut pantauan JO, tampak mobil-mobil dan motor memenuhi area parkir tempat wisata itu. Dilihat dari plat nomor kendaraan kebanyakan pengunjung berasal dari luar kota.

Dengan tiket masuk sebesar Rp 7,500,- saja, para pengunjung bisa menikmati suasana sungai dan mata air di obyek wisata di Kabupaten Klaten itu. Fasilitas yang bisa dinikmati antara lain, kolam renang, taman air, jembatan gantung, dan lainnya. Keunggulannya ada pada air yang jernih dan pepohonan asri yang rindang.

Salah satu pengunjung, Bernadi Hermoyo (22) mengaku sengaja liburan bersama teman-temannya ke Umbul Cokro. “Tempatnya lebih sejuk, lebih asri dan harganya lebih terjangkau,” ujar mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Solo ini.

Adanya pengunjung yang rata-rata rombongan dan keluarga besar, pasti menjadi ladang rejeki bagi para pedagang. Mereka menjajakan berbagai macam kuliner dan benda-benda yang dibutuhkan pengunjung. Seperti makanan ringan, gorengan, aneka minuman, ikan bakar, jagung bakar, hingga celana pendek dan kacamata renang.

Salah seorang pedagang yang berjualan di kawasan tersebut adalah Sri. Wanita berambut pendek ini mengaku rutin berjualan di Umbul Cokro. “Pengunjung selalu meningkat pas musim liburan. Pendapatan paling besar kalau pas rame bisa sampai Rp 2 juta per hari,” paparnya.

Ia menambahkan, kepadatan pengunjung meningkat hingga 3 kali lipat dari hari biasa. Kebanyakan pengunjung menyukai duduk-duduk di atas tikar, lalu minum sambil makan aneka gorengan yang masih hangat. Harganya terhitung standar, minuman seperti teh panas atau es teh Rp 3 ribu, gorengan senampan isi 12 biji dipatok Rp 10 ribu, harga sewa ban untuk renang Rp 10 ribu sedangkan sewa tikar Rp 5 ribu saja.

Terakhir, meski sudah ada obyek wisata lain seperti Ponggok, ia mengaku tidak khawatir. Sebab, masyarakat yang gemar datang ke Cokro masih banyak. (rum)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger