BPR Harus Berani Ke Luar Zona Nyaman

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Persaingan lembaga keuangan semakin tajam dan ketat, khususnya BPR harus bersaing dengan perbankan umum dan koperasi yang menyalurkan KUR dengan bunga rendah.

Akibatnya banyak BPR yang dananya tidak tersalurkan secara optimal. Terjadi idle money. Menghadapi hal tersebut, pengelola BPR disarankan tidak hanya mengeluh, namun harus berani ke luar dari zona nyaman dan mencari terobosan baru.

Bila tidak dapat dipastikan akan kalah bersaing. Demikian diungkapkan, Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan, saat tampil sebagai narasumber workshop Strategi Ekspansi Kredit Aman dan Berkualitas di Kantor Pusat PT BPR Artha Sari Sentosa, Tawangsari, Sukoharjo, Sabtu (21/1/2017)

Lebih lanjut, Suharno, memaparkan akses penduduk Indonesia ke lembaga keuangan baru 36 persen, sehingga masih terbuka kesempatan untuk melakukan ekspansi pasar.

Ekspansi bila dilakukan secara terencana dan selektif kredit yang disalurkan akan aman dan berkualitas.

” Aman artinya kredit tidak bermasalah ditandai NPL di bawah lima persen. Berkualitas maknanya kredit yang diterima debitur produktif dan berkah ” ungkapnya.

Workshop diikuti 40 peserta, dibuka Direktur Utama, Erni Indrayani, SH.

Dalam sambutannya mengharapkan seluruh pimpinan dan karyawan meningkatkan produktivitas dan kinerja serta optimis menghadapi persaingan dengan kerja keras dan cerdas (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger