KSPH Gelar Workshop Dodot Ngumbar Kunco

JATENGONLINE, SOLO – Sebagai hotel heritage, Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo peduli terhadap upaya pelestarian budaya, yang merupakan pola hidup dan identitas setiap kelompok, daerah atau negara.

Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif, interaksi sosial bahkan pola berfikir. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai peninggalan budaya, mulai dari rumah adat, bahasa, pakaian, upacara adat, tari, musik, seni rupa dan masih banyak lagi.

Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, hal ini berdampak kurang baik.

anigifksphMelihat dari fenomena tersebut, JEpro (Java Eksotika Wibangga) yang bergerak dibidang creative event memiliki ketertarikan untuk turut melestarikan Adat Istiadat Surakarta, dalam hal ini berupa pelestarian pakem–pakem Rias Busana Pengantin Tradisi.

Bekerjasama dengan Kusuma Rateh Rias Temanten dan Tari, Karaton Surakarta Hadiningrat, Kusuma Sahid Prince Hotel Solo dan KRAT. Hartoyo Budoyonagoro S.Sn selaku narasumber utama, mengadakan Workshop Rias Busana Sumber Tradisi Karaton Surakarta Hadiningrat, “Teknik pemakaian Dodot tanpa pengait, tidak merusak kain, cepat dan rapi”. Bertempat di Sriwedari, hotel setempat. tanggal 3 Maret 2017 mendatang.

“Melalui workshop ini kami berharap masyarakat bersedia belajar bersama dan berkomitmen bersama untuk mengembalikan lagi identitas diri sebagai bangsa Indonesia yang berbudaya,” pungkas Ika Java Eksotika Wibangga. saat press conference, di Madugondo Bar KSPH Solo. Selasa (21/2/2017). (ian)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress