Mariyanti & Tumor Payudaranya

Testimoni Peserta JKN-KIS di RSUD DR. Moewardi Surakarta
Surakarta, 14 Maret 2017

JATENGONLINE, SOLO – Meskipun sakit adalah hal yang paling dihindari oleh siapapun, namun siapa yang mampu menghindar jika sekali waktu tertimpa sakit. Hampir semua orang menginginkan selalu dalam keadaan sehat. Tetapi beda hal dengan yang dialami Mariyanti (36 ), isteri dari Imam Yulianto, yang bekerja sebagai PNS Daerah di Kabupaten Blora beralamat di Jiken, Blora, yang telah menderita penyakit tumor payudara stadium 3.

Awalnya, sejak 2 tahun lalu, sekira tahun 2015, Mariyanti mendapati 2 benjolan di seputar payudaranya, setelah dilakukan pemeriksaan, di saat itulah, dia baru mengetahui apa itu tumor payudara yaitu tumor yang tumbuh pada bagian atau di sekitar payudaranya.

Langkah awal yang di lakukan adalah demi mengetahui dan mengenali ciri ciri tumor payudara. Mariyanti melakukan konsultasi maupun pemeriksaan ke dokter secara kontinyu, agar bisa segera diatasi melalui penanganan medis secara cepat.

Tahu dirinya mengidap kanker payudara, yang merupakan salah satu penyakit cukup berbahaya, terutama untuk para wanita dan sangat berbahaya apabila sudah cukup parah. Tidak berhenti sampai di situ saja, tetapi selanjutnya akan dilakukan juga kemoterapi dan juga radiasi.

Benjolan di Sekitar Payudara
Seperti yang dialami Mariyanti, ciri yang paling umum adalah timbulnya benjolan di sekitar payudara, dan benjolan tersebut terasa sakit dan cukup mengganggu, terkadang keluar cairan dari benjolan tersebut.

“Setelah rutin melakukan pemeriksaan, kemudian disarankan oleh dokter yang menanganinya untuk melakukan operasi,” kata Mariyanti, didampingi suaminya.

Meskipun telah melakukan operasi, lanjut Mariyanti, ternyata tindakan operasi yang dilakukannya tidak berhasil optimal, karena selang 4 bulan setelah operasi, benjolan yang ada tumbuh lagi, padahal dilihat dari histori keluarganya tidak ada yang mengidap penyakit yang dialami sepertinya.

Mariyanti pun bertekad ingin sembuh. Oleh karena itu, dia menjalani terapi secara patuh. Ibu isteri dari Imam Yulianto yang kini bertempat tinggal di Dukuh Suruhan RT 2 / RW 2 Jiken, Jiken, Blora ini . Dengan penuh kesabaran, tawakal, dan mematuhi semua anjuran dokter.

Maryanti dan suaminya Imam Yulianto, saat menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan JKN-KIS, saat dirawat di RS Dr. Mowardi Solo. Selasa (14/3/2017)

Maryanti dan suaminya Imam Yulianto, saat menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan JKN-KIS, saat dirawat di RS Dr. Mowardi Solo. Selasa (14/3/2017)

Peserta Program JKN-KIS
Setelah diperiksa, dokter Puskesmas Jiken, merujuk Mariyanti ke Poli Bedah Rumah Sakit Umum Blora, selanjutnya untuk mengetahui indikasi medis ke Poli Bedah Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta dan guna keperluan kemo dan pemeriksaaan lengkap sehingga dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta, dengan menggunakan fasilitas JKN – KIS, hampir tanpa kendala dalam proses dan selalu diberikan kelancaran.

Ibu Mariyanti adalah peserta JKN – KIS sebagai isteri dari Pekerja Penerima Upah dalam hal ini PNS Daerah dengan perawatan kelas I dan terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Puskesmas Jiken di daerah Blora.

“Sangat terbantu sekali dengan adanya Program JKN – KIS ini. Kenyataannya dari awal saya berobat saya gak keluar uang sepeser pun, tidak ada keluar biaya sama sekali,” ujar Mariyanti.

Raut muka Mariyanti yang didampingi suami tercintanya Imam Yulianto, tampak lebih segar dan bersinar, ketimbang awal mula datang di Dr. Moewardi, tersirat keyakinannya untuk sembuh, dengan kemudahan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Rasa puas terpancar dari ucapannya yang tak pernah hentinya mengucapkan syukur atas keberhasilan operasinya dan pelayanan dari fasilitas BPJS Kesehatan selama penanganan hingga perawatannya.

“Dari awal saya berobat di Puskesmas Jiken, dengan indikasi medis dirujuk ke Poli Bedah Rumah Sakit Umum Blora, kemudian dirujuk ke Poli Bedah Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta dan diperlukan kemoterapi sehingga dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta, tidak ada kendala dan selalu diberikan kelancaran,” ungkapnya.

Harapannya, semoga pelayanan di daerah – daerah kecil, bisa sehebat pelayanan yang saya dapatkan ini.

“Karena jadi peserta BPJS Kesehatan, jadi tak perlu pusing-pusing mikirin biaya. Bersyukurlah dengan peserta JKN-KIS, tapi saya tidak mau sakit lagi, apalagi sakit yang berat seperti kanker. Doakan ya, semoga saya dan keluarga sehat ,” ujarnya.

Untung saya peserta BPJS Kesehatan jadi tidak perlu bayar lagi, sebagai isteri dari Pekerja Penerima Upah PNS Daerah dengan perawatan kelas I.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Puskesmas Jiken di daerah Blora, adalah kesehatan tingkat pertama yang dia pilih.

Maryanti dan suaminya, Imam Yulianto mengaku hadirnya BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat. Seharusnya, warga yang belum menjadi peserta segera mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan. Imam Yulianto sebagai PNS di daerah, merasa betapa pentingnya jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

“Sebaiknya, segeralah jadi peserta BPJS Kesehatan, jangan tunggu sakit, saya sudah merasakan manfaatnya,” pungkas Imam Yulianto. (ian)

Keterangan Narasumber
Nama : Mariyanti
Tempat/tgl lahir : Blora / 27 Februari 1981
Noka : 0000092040884
Alamat : Dukuh Suruhan RT 2 / RW 2 Jiken, Jiken, Blora
Jenis kepesertaan : Isteri PNS Daerah


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger