USB – HIPMI Bergandeng Tangan Ciptakan Enterpreneur Muda

JATENGONLINE, SOLO – Universitas Setia Budi (USB) Surakarta, yang diwakili oleh Wakil Rektor III USB, Narimo, ST., MM., dan HIPMI Solo diwakili oleh Ketua HIPMI Solo, M. Syamsul Hadi, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Kedua belah pihak bersepakat untuk melakukan kerjasama pengembangan keilmuan khususnya pengembangan kewirausahaan. Acara penandatanganan MoU tersebut berlangsung dalam acara Seminar Kewirausahaan, yang digelar dalam rangka Students Scientific Fair (SSF) 2017 di Universitas Setia Budi Surakarta pada Kamis (30/3/2017).

Wakil Rektor III USB, Narimo, ST., MM., mengungkapkan kesepakatan bersama tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan mutu sumber daya manusia dalam berwirausaha, khususnya bagi para mahasiswa.

Universitas Setia Budi dan HIPMI Solo nantinya akan bekerjasama dalam ruang lingkup pendidikan kewirausahaan, baik dalam bentuk seminar, workshop, kuliah umum, dan pelatihan kepada mahasiswa.

“Diharapkan muncul kegiatan bersama berupa pengkajian dan pengembangan produk-produk unggulan, serta pameran produk unggulan yang dilakukan bersama oleh kedua belah pihak,” papar Narimo.

Selain menandatangani nota kesepahaman, Ketua HIPMI Solo, M. Syamsul Hadi, juga menjadi salah satu pembicara pada Seminar Kewirausahaan yang mengambil tema “Dare to be an Entrepreneur” ini.

Seminar ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Students Scientific Fair (SSF) 2017 Universitas Setia Budi. Dalam Students Scientific Fair (SSF) 2017 juga digelar beberapa kegiatan lain yaitu English Debating Contest 2017, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Diploma Dan Sarjana Universitas Setia Budi Tahun 2016/2017, dan Pameran Karya Mahasiswa.

Kegiatan Students Scientific Fair (SSF) 2017 ini, diharapkan bisa memotivasi mahasiswa agar meningkatkan prestasinya baik di bidang hard skill maupun soft skill.

“Melaui seminar kewirausahaan ini diharapkan bisa menumbuhkan jiwa entrepreneur dalam diri mahasiswa sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi job seeker, melainkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” pungkas Narimo. (ian)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress