Karyawan BPR Harus Jujur dan Amanah

JATENGONLINE, SOLO – Di tengah persaingan lembaga keuangan yang semakin ketat karyawan BPR harus jujur dan amanah bila ingin tetap bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat. Bila tidak maka nasabah akan berpaling dan pindah ke tempat lain, demikian diungkapkan Direktur Utama PT BPR Sukadana, Wiradi, SE, saat membuka workshop Strategi Ekspansi Kredit Aman dan Berkualitas di Azizah Hotel, Sabtu (15/4/2017).

Lebih lanjut, Wiradi dihadapan 30 peserta workshop meminta agar peserta selaku bankir memahami dan melaksanakan kode etik bankir Indonesia dengan baik.

“Apabila kode etik bankir Indonesia diterapkan, maka tanpa dilakukan pengawasan pun BPR akan berjalan dengan baik. Jangan sampai langgar kode etik dan menyalahgunakan wewenang serta melakukan tindakan fraud. Bila itu dilakukan akan merugikan diri sendiri, akan kesulitan bekerja di dunia perbankan karena nama masuk daftar blacklist ” paparnya.

Lebih lanjut, Wiradi menandaskan agar bekerja dilandasi amanah dan kejujuran agar hidup tenang. Kedustaan hanya akan menimbulkan kebimbangan.

Kaitan dengan pelemparan kredit para AO ( Account Officer) atau marketing kredit, diminta menerapkan prinsip kehati-hatian. Pastikan memberikan pinjaman secara aman dan tepat. Baik tepat jumlah, tepat orang dan tepat pengembalian.

Workshop berlangsung atraktif, interaktif dan komunikatif dipandu Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, Akuntan dengan pendekatan edutainment, menggunakan berbagai simulasi dan role play, serta studi kasus yang aplikatif dan membumi.

Workshop ditutup komisaris PT BPR Sukadana, M. Djazuli, SE, MSi, diakhiri dengan penyusunan panca komitmen mencakup komitmen terhadap diri sendiri, pencapaian target dan komitmen terhadap kebersamaan dalam mencapai visi PT BPR Sukadana (arn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger