Kampus Lebih Inklusif Tak Lagi Dianggap Eksklusif

Wisuda Periode I Unisri Tahun 2017, Lulusan Harus Selalu Memperkaya Ilmu dan Keterampilan

JATENGONLINE, SOLO – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta bakal mewisuda mahasiswa terbaiknya, Sabtu (29/4/2017), sebanyak 245 mahasiswa untuk jenjang S1 dan 39 mahasiswa untuk jenjang Magister. Dari total 284 wisudawan tersebut, 92 lulusan di antaranya mendapatkan predikat cumlaude.

Rektor Unisri Surakarta di auditorium, Prof Kapti Rahayu Kuswanto mengatakan, sampai dengan periode wisuda sekarang, telah meluluskan 18.272 lulusan S1 dan 2.143 lulusan S2. Semua lulusan dituntut untuk terus menerus selalu memperkaya ilmu dan keterampilan, memperluas wawasan dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cepat.

“Sebagai center of excellent, Unisri dituntut dapat menghasilkan lulusan-lulusan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Peningkatan dan penguatan mutu PTS untuk meningkatkan kontribusi daya saing bangsa,” papar Rektor, didampingi Wakil Rektor I Unisri Rispantyo dan Wakil Rektor III Unisri Sutoyo, saat temu wartawan di Kampus Unisri Solo, Rabu (26/4/2017).

Dasar ilmu yang telah didapatkan selama studi, lanjut Kapti, dapat dipergunakan sebagai landasan dalam meniti karier selanjutnya. Bagi yang telah bekerja, maka ilmu yang didapatkan dapat menambah wawasan untuk peningkatan kemampuan dalam tugasnya sehingga SDM di negeri ini secara umum dapat lebih meningkat.

“Perguruan tinggi mempunyai dua peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan bangsa selain sebagai agent of change, juga sebagai pencipta dan pendukung gagasan-gagasan baru, Kampus sudah tidak lagi dianggap eksklusif, tetapi sudah inklusif, campus for all,” ujar Kapti.

Sehingga lanjut Kapti, Peran dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai agen perubahan yang mampu merancang, mendorong dan mempelopori perubahan, memberi inspirasi kepada semua civitas akademika untuk menjadi sumber daya manusia yang menjadi panutan masyarakat.

Sehingga kurikulum di semua Prodi telah sesuai dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang diikuti dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat ekstrakurikuler yang dapat mendukung kemampuan soft skills para mahasiswa.

Unisri masih tetap masuk di klaster 3, namun peringkatnya naik dari 184 (2015) menjadi 101 (2016) dari 3244 Perguruan Tinggi yang dinilai di Indonesia atau diperingkat Kopertis VI dari 18 menjadi 7 dari total 251 PTS. (ian)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress