Hari Pendidikan, Astra Motor Jateng Fokus Tanamkan Budaya Aman Berkendara Untuk Pelajar

Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Suko Edi mengarahkan siswa/i Tk Fukuhiyyah

JATENGONLINE, SEMARANG – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Main Dealer Astra Motor Jateng mengadakan kegiatan pelatihan aman berkendara kepada 70 siswa/i RA/TK Futuhiyyah Kudu Semarang, (2/5). Kegiatan ini menjadi salah satu usaha perseroan dalam menjalankan komitmen untuk menyebarkan perilaku aman berkendara kepada masyarakat.

Sejak pagi, tim Safety Riding Astra Motor Jateng sudah menyulap halaman kantor Main Dealer menjadi tempat pelatihan yang mumpuni. Terbilang lengkap, fasilitas yang disediakan menyerupai yang ada pada taman lalu lintas, dimana tersedia marka jalan, rambu-rambu lalu lintas, otopet lengkap bersama helm dan rompi keselamatan, serta pin-pin petunjuk guna mengajarkan aman berkendara di jalan raya.

Safety Riding Analyst Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, mengingatkan kembali bahwa isu aman berkendara di jalan raya, tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Pasalnya 80% kecelakaan di jalan raya terjadi akbiat faktor kelalaian perilaku pengendara.

“Oleh karena itu, di Jateng, pelatihan aman berkendara kami fokuskan ke dunia pendidikan. Baik usia dini, menengah, dan maupun lanjut. Kami percaya, melalui dunia pendidikan virus ini bisa cepat disebarkan. Selain itu, sekolah merupakan tempat pembentukan karakter serta budaya seseorang,” ujar Oke.

Pada tahun ini, lanjut Oke, Astra Motor Jateng menargetkan ada 147 kegiatan pelatihan safety riding, dengan target peserta sebanyak 12.180 orang. Lebih dari 65% dari target pelatihan tersebut, dialokasikan untuk lembaga pendidikan.

Pelatihan aman berkendara yang dilakukan pada hari ini bertujuan untuk memberikan pengertian mendasar tentang perilaku aman di jalan raya, baik kepada siswa/i maupun orang tua yang mengantar. Penting bagi anak-anak untuk memahami rambu-rambu, serta kemungkinan bahaya yang terjadi di jalan raya, agar menjadi waspada.

Untuk orang tua, materi yang diberikan adalah bagaimana dalam kegiatan sehari-harinya yang melibatkan buah hati tercinta bisa terus aman, mengecilkan resiko yang ada.

“Kami jadi mengerti bahwa harus gunakan pakaian yang bewarna terang bila malam hari, serta gimana menjaga agar anak tetap aman di jalan raya. Untuk, anak-anak mereka jadi kenal rambunya, bisa ngingetin kita seandainya lalai,” pungkas Nurul Hidayah, Kepala Sekolah TK Futuhiyyah. (ian)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress