Kembangkan 58 Honda Safety Culture School di Jawa Tengah

Fasilitas SIM C di HSCS SMK Muhammadiyah 2 Weleri

JATENGONLINE, SEMARANG – Astra Motor Jateng memang tidak main-main dalam urusan aman berkendara. Selain pelatihan yang diadakan hari ini, berbagai macam usaha juga telah dilakukan seperti membuat Kampung Safety Riding, membangun Taman Lalu Lintas, dan bekerja sama dengan berbagai institusi, lembaga, serta pelaku industri di Jawa Tengah.

Terbaru, perseroan mengenalkan 17 Honda Safety Culture School (HSCS) pada tahun 2017, melengkapi 41 sekolah yang tadinya sudah menjadi binaan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada program Honda Safety Culture School ini, Astra Motor bersama 58 sekolah yang mayoritas adalah sekolah menengah kejuruan tersebut, membuat komitmen terkait budaya aman berkendara yang tertuang di dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU).

Dalam perjanjian, pihak sekolah harus menjalankan 4 pilar utama, yaitu Siswa Aman, Motor Aman, Lingkungan Aman, dan Peraturan Aman. Dalam timbal baliknya, Honda Jateng akan mendukung kegiatan serta fasilitas terkait HSCS, dan memberikan bimbingan terkait pembelajaran teknik sepeda motor.

Efek langsung yang bisa dirasakan oleh siswa, adalah pengadaan fasilitas pelatihan untuk tes SIM C, yang jarang disosialisasikan sebelumnya. Untuk pihak sekolah, manfaat paling utama adalah siswa menjadi lebih tertib serta disiplin, dan guru-guru pun menjadi lebih tenang terhadap keselamatan siswa/i dalam perjalanan dari dan ke sekolah.

“Sebagai contoh, SMK 1 Bulakamba Brebes, lokasi sekolah berada persis di jalur utama Pantura, dimana kendaraan besar lalu lalang dan aktifitas lalu lintas sangat ramai. Program HSCS ini jadi krusial bagi mereka, para guru, komite, dan siswa terlibat aktif dalam menicptakan lingkungan sekolah yang aman,” jelas Oke.

Kedepannya, Astra Motor Jateng akan terus menggencarkan kampanye aman berkendara kepada seluruh lapisan masyarakat, dengan mencari pola-pola baru dan menarik dalam meningkatkan kesadaran aman berkendara. Tidak hanya mengejar kuantitas, namun juga kualitas dari pelatihan yang diberikan. (ian)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger