Danlanud : Jangan Berhenti Setelah TMMD Berakhir

Danlanud Adi Sumarmo saat upacara penutupan TMMD Regular 98 Desa Tegalsari Weru Sukoharjo.
JATENGONLINE, SUKOHARJO – Suasana guyup gotong royong yang terjalin antara warga dengan anggota TNI dan aparat lainnya diharapkan bisa terus berlanjut meskipun program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sudah berakhir. Harapan tersebut disampaikan Danlanud Adi Sumarmo, Kolonel Pnb M. Tonny Harjono, saat menutup program TMMD regulan ke 98 di desa Tegalsari Weru Sukoharjo, Kamis (4/5/2017).

“Menjadi kewajiban bersama agar semangat gotong royong, toleransi dan membangun terus ada dalam masyarakat. Tidak lantas setelah proyek TMMD ini berakhir tidak ada lagi gotong royong. Semoga usai TMMD ini masyarakat Tegalsari bisa saling menjaga semangat gotong royong,” ungkap Kol. Pnb Tonny yang ditemani Bupati Sukoharjo, Dandim Sukoharjo dan pejabat Forkopinda saat meninjau sejumlah proyek fisik TMMD, Kamis kemarin.

Tonny mengaku bangga dengan hasil TMMD regular 98 di desa Tegalsari, banyak proyek fisik yang berhasil digarap, baik untuk kepentingan pribadi warga seperti jamban, juga infrastruktur seperti jalan, talud, pos ronda maupun rumah ibadah.

“Sudah bagus apalagi prosesnya dengan melibatkan banyak unsur masyarakat. Meski untuk evaluasi sudah cukup tapi tidak ada salahnya perlu ditingkatkan lagi, khususnya proyek fisik infrastruktur karena akan sangat mendukung lancarnya perekonomian masyarakat,” Imbuh Tonny.

Upacara penutupan TMMD di lapangan desa Tegalsari tersebut nampak meriah, selain menggelar aksi sosial donor darah, pengobatan gratis dan puluhan stand pasar murah, juga menghadirkan hiburan penyanyi top Didi Kempot dan Yan Velia. Masyarakat pun nampak larut terhibur, berjoget hingga siang tanpa pedulikan terik panas matahari.

Sejumlah pembangunan fisik yang sudah dilaksanakan diantaranya pembangunan talud dan betonisasi jalan sepanjang 400 meter, pengaspalan jalan sepanjang 515 m, pengurukan dan pengecoran jalan kampung sepanjang 100 m, pembuatan pos ronda, rehab 2 unit masjid, pembuatan 3 unit MCK dan pembuatan 25 unit jamban.

“Kami ingin menjadikan semangat gotong royong ini menjadi jiwa dalam setiap warga. Pasti nanti akan terus kita tindaklanjuti dengan menggerakkan roda pembangunan di desa. Untuk sasaran TMMD berikutnya tetap akan kita prioritaskan untuk membangun sarana infrastruktur untuk mendukung perekonomian warga dan meratakan pembangunan,” imbuh Dandim Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro. (jia)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress