Nugroho, S.Pd. M.Pd. Juara I Nasional Penulisan Best Practice Kepala Sekolah

JATENGONLINE, SOLO – Dalam rangka peringatan hari Pendidikan Nasional Kerjasama dengan Dinas Pendidikan dengan PGRI Kota Surakarta tahun 2017 Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Nugroho, S.Pd. M.Pd. mengadakan seminar sehari dengan mengambil judul “ Menembus Mercusuar Penilaian Best Practice GTK Tingkat Nasional Melalui Literasi “.

Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Nugroho, S.Pd.M.Pd. merupakan salah satu Kepala Sekolah yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan kejujuran. Setiap hari beliau sudah sampai di sekolah pukul 06.15, kecuali ada tugas luar. Selalu mengajak warga sekolah untuk selalu jujur dalam hal apapun, dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun.

Pria kelahiran Pacitan tgl. 01 Januari 1963 ini mengatakan bahwa Lomba Penulisan Best Practice merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. Melalui lomba tersebut, pemerintah memberikan apresiasi untuk memotivasi guru, kepala sekolah dan pengawas meningkatkan profesionalisme.

Suami dari Rochma Widyarina, S.Pd. ini juga menyampaikan bahwa cukup banyak materi dalam pelayanan pembelajaran yang dapat diangkat sebagai implementasi literasi di sekolah untuk diikut sertakan dalam lomba Best Practise dan lomba sejenisnya sekaligus memberi contoh kepada warga sekolah. Beliau mengajak untuk menuliskan dan menjadikan prasasti praktek terbaik dalam memberikan pelayanan pembelajaran kepada warga sekolah sebagai wujud peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.

Suatu pengalaman dapat dikategorikan sebagai Best Practice menurut Nugroho, karena memiliki pertanda khas sebagai berikut : 1. Mampu mengembangkan cara baru dan inovatif dalam mengatasi suatu masalah dalam pendidikan khususnya pelajaran.  2. Mampu memberikan sebuah perubahan atau perbedaan sehingga sering dikatakan hasilnya luar biasa ( outstanding result ). 3. Mampu mengatasi persoalan tertentu secara berkelanjutan ( keberhasilan lestari dan berlangsung lama ) atau dampak dan manfaatnya berkelanjutan ( tidak sesaat ). 4. Mampu menjadi model dan memberi inspirasi dalam membuat kebijakan ( pejabat ) serta inspiratif perorangan, termasuk murid. 5. Cara dan metode yang digunakan bersifat ekonomis dan efisien.

Isi dari Best Practice yang ditulis oleh guru / kepala sekolah antara lain : 1. Bagian awal yang terdiri dari halaman judul, halaman pernyataan keaslian naskah lomba bermetarai cukup, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan atau pejabat terkait, kata pengantar, abstrak atau ringkasan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran.

2.a.Bagian Isi , berisi paparan tentang : pendahuluan yang di dalamnya berisi paparan latar belakang, masalah , tujuan dan manfaat Best Practice yang dilaporkan. b. Metode pemecahan masalah yang berisi paparan teori atau pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah, dan metode atau cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah serta langkah-langkah rinci dari metode atau cara tersebut.c. Pelaksanaan dan Hasil yang dicapai berisi tentang paparan pelaksanaan Best Practice terkait tempat, waktu dan perangkat atau instrumen yang digunakan ketika Best Practice dilakukan serta hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pemecahan masalah yang telah dilakukan disertai dengan data dan informasi yang mendukung. 3. Bagian Akhir berisi tentang simpulan, refleksi dan rekomendasi. 4. Daftar Pustaka dan lampiran-lampiran.

Nugroho, S.Pd.M.Pd dalam seminar seharinya menyampaikan Prosedur Penilaian Best Practice meliputi : 1. Test Similarity Best Practice. 2. Penilaian Administrasi. 3. Penilaian Esensi Best Practice. Untuk menetapkan nominator dan juara didasarkan pada OPIK ( Orisinalitas Perlu, Ilmiah dan Konsisten ). Karakteristik Laporan : Orisinalitas, Inovatif, Elaboratif, Inspiratif, Empirik dan Aplikatif.

Bapak dari 2 perempuan cantik yang pertama Diyah Paramita Nugraha, ST.M.Kes. Dosen di Akademi Kebidanan Yogyakarta dan si kecil Anggita Widyananda Nugraha, S.Sos. yang sedang menempuh study S2 di Univercity of Adelaide Australia dengan fasilitas bea siswa dari LPDP, mengadakan seminar sehari dengan tujuan untuk mendorong guru dan tenaga kependidikan agar memiliki kompetensi dan mampu menunjukkan kinerja terbaik melalui kegiatan literasi dalam memberikan pelayanan pembelajaran kepada warga masyarakat. Istilah Best Practice mengandung arti pengalaman terbaik dari keberhasilan seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mengatasi berbagai masalah dalam lingkungan tertentu.

Nugroho merupakan Kepala Sekolah satu-satunya yang memberikan kebijakan di sekolah dengan membuat peraturan waktu istirahat yang terlama dari sekolah yang lain. Beliau sangat memperhatikan semua warga sekolah, untuk selalu mengingat akan Tuhan. Di saat istirahat memberi kesempatan kepada warga sekolah untuk melakukan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. Mendisiplinkan warga sekolah untuk tidak meninggalkan ibadahnya dan agar selalu jujur serta berbuat baik lainnya.

Nugroho memang pantas menjadi Kepala Sekolah Tauladan bagi yang lainnya termasuk menjadi contoh bagi guru, karyawan dan siswa-siswa semuanya. Banyak hal yang dapat dicontoh dari seorang anak kelahiran Pacitan ini, yang terlahir dari keluarga bapak Rusman. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger