Promosi Pariwisata di Mancanegara Kurang Menarik Wisman

JATENGONLINE, SOLO – Minimnya anggaran promosi pariwisata dinilai sebagai hambatan untuk mencapai dan memenuhi target kunjungan wisata di tanah air.

Anggota Komisi X DPR RI, Laila Istiana Diana Savitri, pada Bimbingan Teknis Sinkronisasi Promosi Pasar Pariwisata Asia Tenggara, di Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah, Rabu (31/5/2017). Pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa antara promosi dengan destinasi wisata harus dilaksanakan secara bareng dan berimbang.

“Jangan sampai promosi gencar tapi destinasi tidak mendukung, begiti pula sebaliknya,” tegas Laila, yang tergabung dalam Fraksi Partai Amanat Nasional, dari Dapil Jateng IV ini.

Laila berharap, anggaran promosi pariwisata dibagi ke divisi lain seperti yang sudah dilakukan tahun lalu. Menurutnya, ini penting dan harus ada kerjasama antara Kemenpar dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Laila Istiana

“Promosi sangat penting, saya melihat promosi di luar negeri wonderful Indonesia sangat monoton, dan tidak ada data yang bisa dijadikan patokan bahwa efek kunjungan wisatawan mancanegara karena itu,” ujar lulusan Ekonomi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Tahun 1990 – 1994 dan Huawen Xueyuan, Jinan University Guangzhou China. Tahun 2007 – 2008.

Ini yang harus dibenahi, lanjutnya, terlebih jumlah kunjungan wisata belum bisa dipilah antara berwisata ataupun bekerja, sehingga data yang dirilis saat ini kurang relevan. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger