Praptono Dari Pengurus RT Hingga Best Practice

JATENGONLINE, SOLO – Drs. Supraptono M.Pd yang lahir di Wonogiri 27 Juni 1963 dari orang tua Bapak Sonokarto dan Ibu Kadinem merupakan sosok peraih juara II Nasional Best Practice Pengawas Sekolah, dalam laporan Best Practice yang berjudul “Peningkatan Capaian 8 SNP Melalui Pemantauan Dengan Pola Salem Eko Di Sekolah Binaan “.

Salem Eko adalah akronim dari Satu Lembar Enam Kotak yang maksudnya adalah satu lembar kertas ukuran A4 terdiri dari 6 kotak, yaitu : 1. Kotak pertama memuat tentang instumen akreditasi. 2. Kotak kedua petunjuk teknisi pengisisan. 3. Kotak ketiga tentang intrumen pengumpulan data dan informasi pendukung akreditasi.

4. Kotak keempat memuat tentang berkas atau bukti fisik yang sudah disiapkan sekolah / madrasah. Pengisiannya dengan cara diketik atau ditulis tangan. 5. Kotak kelima memuat tentang berkas atau bukti fisik yang belum disiapkan oleh sekolah / madrasah. Pengisiannya dengan cara diketik dan ditulis tangan.

6. Kotak keenam memuat tentang skor butir. Pengisiannya dengan cara mengklik salah satu huruf A, B, C, D, atau E yang dilinkan dengan master ( aplikasi penskoran evaluasi diri dari BAN S/M ).

Mantan siswa SMP Negeri 4 Wonogiri yang pernah mengidolakan Guru IPS Sejarah ini, menyampaikan bahwa Best Practice ini bertujuan untuk meningkatkan capaian delapan SNP melalui pemantauan dengan pola Salem Eko di sekolah binaan.

Best Practice yang dilakukan ayah dari tiga putri yang cantik-cantik ini, dengan penekanan pola peningkatan capaian delapan SNP. Sasarannya adalah wakil kepala sekolah, guru senior dan kepala administrasi di sekolah binaan SMP Kota Surakarta yang terdiri dari SMP Negeri10. SMP Negeri 13 dan SMP Batik yang masing-masing sekolah berjumlah 8 orang sebagai koordinator.

Hal ini sesuai dengan jumlah komponendi dlam SNP. Menurut suami dari Dwi Puji Handayani S.Pd. yang juga Guru IPS SMP Negeri 8 ini, dampak peningkatan capaian delapan SNP yangdihasilkan menyangkut komponen : standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian.

Laki-laki yang berpenampilan kalem merupakan ayah dari Afnidar Zamzami, S.Pd. (Guru Bahasa Inggris SMA Muhammadiyah Cielungsi Bogor), Amrina Malahati (Mahasiswi farmasi USB semester 8), Dini Khoirina (Mahasiswi UMS FKIP Bahasa Inggris semester 4), menyampaikan bahwa dari komponen capaian delapan SNP setelah diberi tindakan melalui pemantauan dengan pola Salem Eko capaian delapan SNP pada kondisi awal memiliki nilai skor 78,67 ( Baik ).

Dan pada akhir pemantauan tahap II meningkat menjadi 89,33 ( Sangat Baik ). Sehingga menurut Supraptono yang pernah menjadi Juara I tingkat kota Surakarta lomba pengawas berprestasi tahun 2017 ini, terjadi peningkatan sebesar 10,66 menunjukkan peningkatan yangsignifikan, pemantauan dengan pola salem Eko dapat dijadikan prediktor yangbaik untuk meningkatkan capaian delapan SNP.

Sudah selayaknya kalau Drs. Supraptono, M.Pd ini mendapatkan juara. Karena mulai bulan Juli 1988 merintis mengajar sebagai GTT di SMP Islam Diponegoro prestasinya sudah sangat membanggakan. Bulan September 1988 lulus mngikuti seleksi CPNS dan ditempatkan di sekolah swasta dengan status guru DPK. Kemudian tanggal 15 Juli 1997 diangkat sebagai Kepala Sekolah dalam usia 34 tahun.

Setelah menjadi Kepala Sekolah selama 15 tahun, pada bulan Pebruari 2012 mengikuti seleksi pengawas sekolah dan lulus. Pria berkulit kuning ini sering mengikuti kegiatan penting antara lain : (1) Lulus Diklat Asesor Akreditasi oleh Badan Akreditasi provinsi tahun 2014 (2) LulusToT Asesor Penilaian Potensi Kepemimpinan ( Seleksi Akademik Cakasek ) oleh LPPKS tahun 2014 (3) Juara I tingkat Kota surakartadalam lomba pengawas berprestasi tahun 2016 dan peringkat 4 di tingkat provinsi Jawa Tengah (4) Juara Itingkat kota Surakartalomba pengawas berprestasi tahun 2017.

Lulusan S2 program teknologi Pendidikan UNS ini juga banyak mengabdi dalam lingkungan masyarakat antara lain : (1) Sebagai sekretaris pendirian TK AL Islam 11 Pucangsawit Surakarta mulai tahun 2014 sampai sekarang (2) Sebagai sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta periode 2005 – 2010(3) Sebagai anggota Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta periode 2010 – 2015 (4) Sebagai wakil ketua 2 Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta periode 2015 – 2020. Perlu diketahui bahwa Majelis Dikdasmen saat ini mengelola 24 SD, 10 SMP/MTs, 5 SMA/MA dan 5 SMK.

Pria kelahiran Wonogiri ini juga aktif mengabdi di bidang sosial sebagai pengurus RT, RW dan LPMK di kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, kota Surakarta. Sedangkan pengabdian di bidang keagamaan antara lain : sebagai takmir masjid, ketua LP2A kelurahan Pucangsawit, pengurus DMI kecamatan Jebres, pengurus IPHI kota Surakarta, aktif dalam kegiatan dakwah dan kursus keagamaan. Beliau juga mendapat prestasi dalam bidang keagamaan adalah juara I lomba Musabaqah Murratal Al Qur’an ( MMQ ) tingkat Solo Raya yang diselenggarakan oleh LTQ An Nashru Surakarta.

Supraptono merupakan seorang bapak yang sangat sayang dan selalu memperhatikan keluarga. Beliau begitu setia dengan sang istri, terbukti setiap hari selalu mengantar dan menjemput dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan. Setiap ada kegiatan di tempat kerja sang istri, beliau dengan penuh semangat selalu mengikutinya. Beliau memang pantas menjadi pengawas tauladan bagi yang lainnya.

Banyak hal yang dapat dicontoh dari seorang pengawas kelahiran Wonogiri ini, tentang kedisiplinannya, ibadahnya, kejujurannya serta perbuatan baik lainnya. (ian)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress