Ada Delapan Penumpang Helikopter Basarnas Yang Jatuh

Kondisi penumpang heli basarnas sebelum jatuh. dok Tagana

JATENGONLINE, TEMANGGUNG – Basarnas telah menyatakan helikopter yang jauh di Kawasan Perbukitan Candireto Kabupaten Temanggung. Ada delapan penumpang termasuk kru di dalam helikopter orange tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Deputi Operasional Basarnas Hironimus Guru dalam wawancara langsung di sebuah media televisi petang ini. Menurutnya ada empat kru dan empat orang anggota Basarnas dalam helikopter tersebut.

“Sekarang kita sedang berusaha sekust tenaga untuk menuju ke lokasi jatuhnya pesawat dan melakukan penyelamatan,” kata dia sebagaimana disebutkan borobudurnews.com

Menurutnya, helikopter tersebut akan menuju ke Dieng untuk memantau lokasi ledakan kawah. Operasi ini sudah diketahui pimpinan.

Untuk diketahui, helikopter Basarnas Jatuh menabrak tebing di kawasan Candiroto Kabupaten Temanggung. Helikopter jatuh sekitar pukul 16.00 sore.

Kondisi heli basarnas saat ditemukan. dok Tagana

Tak Ada Wartawan yang Menjadi Korban Jatuhnya Helikopter Basarnas
Kepala Biro NET Jawa Tengah membantah bila salah satu wartawannya menjadi korban dalam kecelakaan helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) jatuh, di Desa Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Minggu sore (2/7/2017).

“Terkait informasi bahwa Wartawan NET. Ikut menjadi korban, kami menginformasikan bahwa kabar tersebut tidak benar. Wartawan yang kami tugaskan untuk ikut pantauan ke Dieng telah turun di Lanud Ahmad Yani Semarang,” demikian tulis Kepala Biro NET. Jawa Tengah Noviar Jamaal melalui pesan singkat.

Menurut informasi yang diterima kumparan.com, ada empat wartawan termasuk kontributor NET. sedianya ikut tim Basarnas memantau korban letusan Kawah Sileri di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah,

“Dia (kontributor NET) sempat ikut tapi dengan alasan cuaca buruk diturunkan di Bandara Ahmad Yani (Semarang) dan heli langsung terbang lagi,” kata Pemimpin Redaksi NET. Dede Apriadi.

Helikopter Basarnas Jatuh
Belum ada informasi lebih lengkap terkait kecelakaan helikopter Basarnas ini. Menurut kabar yang beredar, dua orang tewas.

Sementara itu, helikopter Basarnas sedianya melakukan pantauan di Kawah Sileri di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, yang tiba-tiba mengeluarkan letusan freatik setinggi 50 meter. Gas berwarna putih itu langsung membubung tinggi dan menebar ketakutan bagi para wisatawan di lokasi, sehingga mereka harus dievakuasi. (bn1/bsn)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress