Univet Dorong Dosen “Melek” IT

.Workshop pemanfaatan media digital elektronik untuk dosen Univet Sukoharjo

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Perkembangan dunia teknologi yang semakin maju, juga merambah pada media informasi digital. Perkembangan tersebut wajib diikuti oleh para pelaku dunia pendidikan. Khususnya dosen saat ini wajib ikut memanfaatkan media digital elektronik dalam pembelajaran.

“Universitas wajib menyediakan sumberdaya manusia yang berkuallitas, salah satunya dosen yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Agar nanti juga tidak ketinggalan pengetahuan dengan anak didiknya.” ungkap Herry Agus Susanto, Wakil Rektor l Univet Bantara Sukoharjo saat membuka workshop Pemanfaatan media digital elektronik dalam pembelajaran, Sabtu (8/7/2017).

Ditambahkan Heri, pihak Univet juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung program kemajuan teknologi tersebut, antara lain dengan mencanangkan minimal satu dosen di tiap prodi mampu menguasai pembelajaran dengan media digital elektronik.

Peserta workshop diikuti oleh dosen Univet yang dilakukan semi privat, yakni dengan sedikit peserta agar lebih terjaga kualitasnya.

Workshop diampu oleh dua dosen IT dari UNS yakni Dr Deny Tri Arsianto,MA yang menyampaikan materi video pembelajaran dan Basori,MPd yang membahas e-learning berbasis sosmed.

“Dosen harus paham dunia sosmed juga, ada aplikasi edmodo yang bisa digunakan untuk pembelajaran. Agar metode pembelajaran tidak monoton apalagi saat ini perkembangan dunia informasi teknologi oleh anak muda sangat pesat,” ungkap Basori.

Ditambahkan Dr Deny, saat ini penting sekali dosen memahami dan update media digital pembelajaran, karena pendekatan kemahasiswa juga harus berubah tidak sekedar pendekatan konvensional. “Saat ini semua serba digital dan online, jadi dosen juga harus masuk ke dunia anak didik.” imbuh Deny.

Diakui Deny, sekitar 40% dosen masih menggunakan metode pembelajaran konvensional, meskipun sudah digabungkan tatap muka dengan media ajar, seperti penggunaan proyektor atau laptop.

“Saat ini sudah ada sekitar 60% dosen yang menggunakan media digital, meskipun offline. Hal tersebut memang tidak lepas dari visi misi masing masing universitas untuk mendukung peningkatan SDM dosen. Apalagi saat ini arah universitas menuju world class univetsity harus menjadi pertimbangan utama pengembangan pembelajaran online, agar lebih berdaya saing.” tandas Deny. (jia)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress