Penjualan Rumah Subsidi Tetap Tinggi

JATENGONLINE, SOLO – Lain rumah komersil lain pula rumah subsidi. Pengembang rumah subsidi lebih enjoy dalam mensikapi lesunya pasar properti saat ini di banding pengembang rumah komersil.

Pengembang Perumahan Dua Putra Bengawan, Maharani mengatakan, prospek pembangunan perumahan yang digelutinya lebih menjanjikan, dibanding komersil, tingkat perputaran modal lebih cepat di perumahan subsidi.

“Wah gak menjanjikan komersil, bikin puyeng, kalau subsidi putaran modalnya cepat dan lebih oke,” papar Maharani, saat dihubungi. Sabtu (5/8/2017)

Lanjut Maharani, melalui skema bantuan selisih bunga sebagai pengganti KPR subsidi dengan skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), makin mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya memiliki rumah.

“Masyarakat di untungkan, melalui skema selisih bunga sekarang banyak bank yang bisa memproses, tidak hanya btn saja,” tandas Rani.

Dia mencontohkan, perumahan yang dibangun dan dikembangkannya di Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali, yang di buka sejak bulan Maret 2017 lalu, sampai sekarang sudah 130 unit telah di acc bank. Dari 195 unit sesuai site plan sudah terbangun 125 unit.

Dua Putra Bengawan, imbuh Maharani, tidak hanya bergerak di unit rumah subsidi namun sejumlah unit komersil pun pernah digarapnya. Tetap optimis, fokus di segmen ini, mendukung pemerintah untuk membangun rumah satu juta unit.

Permintaan rumah subsidi di Solo Raya sangat tinggi bahkan kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat (backlog) sampai dengan saat ini mencapai 140.000. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger