Membangun Kotawaru Melalui KKN

Batik Mangrove dari Kutawaru dengan corak pohon mangrove dengan pewarna alami yang telah menjadi batik khas Cilacap

JATENGONLINE, CILACAP – Kelurahan Kutawaru di Kecamatan Cilacap Tengah menyimpan potensi alam dan sosial yang dapat dibanggakan. Hal ini telah di petakan oleh Holcim dengan berbagai program kemitraan yang sudah dan terus dilaksanakan. Saat ini satu program pengembangan wilayah sedang di rintis, yaitu Kutawaru Desa Wisata.

Sesuai dengan master plan, pengembangan ini memerlukan waktu selama tiga tahun kedepan. “Kami telah memulai tahun ini, tepatnya bulan Juli 2017 dengan menempatkan 21 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata ) yang menajamkan program ini, dilanjutkan tahun-tahun berikutnya,“ ujar Deni Nuryandain, Corporate Communication Holcim Indonesia. Minggu (13/8/2017)

Berbagai potensi yang ada di Kutawaru saat ini diantaranya industri rumah tangga Batik Mangrove yang telah dikembangkan dengan pewarna alami pohon mangrove, kolam pemancingan dan rekreasi alam , optimalisasi lahan untuk industri penyulingan minyak kayu putih dan budidaya kambing peranakan etawa yang dikelola mandiri oleh warga.

Terebosan kedepan untuk menjadikan Kutawaru menjadi Desa Wisata adalah menggabungkan potensi yang ada sehingga terintegrasi satu sama lain ditambah dengan rencana pembangunan wahana wisata track mangrove dan track air (susur kanal dengan perahu).

“Rencana ini sedang kami matangkan dengan Universitas Sebelas Maret dan Pemerintah Daerah dan Dinas Pariwisata,“ tegasnya. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger