Bakso Nogiri dan Ayam Geprek Demit Manjakan Pelanggannya

JATENGONLINE, SOLO – Memenuhi permintaan pelanggan Bakso Nogiri grup dari Cekerdazz, yang dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner serba pedas ini, penyuka gaya hidup sehat dan pedas semakin dimanjakan dengan rangkaian menu yang baru, dan tempat baru yang semakin representatif di bulan Oktober 2017 ini.

Menu pertama, Ayam Geprek Demit (pedes-e amit-amit nyamleng-e selangit) yakni merupakan ayam penyet yang memiliki tingkat kepedasan, dari level 1 hingga 10 pedasnya, selain gurih juga pedas dan lezat, porsinya pun lumayan besar (premium). Dengan varian menu ayam geprek mozarella, keju dan yang terbaru ayam geprek telur asin.

“Pengolahan menu ayam demit yang fresh, sebelum digoreng dan di penyet terlebih dulu diungkep, sehingga bumbunya meresap hingga ke tulang,” terang si pemilik resto ini, Amin P Widyo, dijumpai di Cekerdazz. Selasa (10/10/2017)

Ayam Geprek Demit Mozarella

Daging ayam dalam kondisi panas dari penggorengan, lannjut Amin, langsung dipenyet dengan sambal bawang, membuat ayam penyetan lebih crunchy dan renyah hingga terasa menggelitik di lidah, dan rasa pedas sambal bawangnya menambah lahapnya saat menikmati menu ini.

Ayam Geprek Demit dan Bakso Nogiri, meskipun memiliki tempat tersendiri di jalan Ir Sutami, didepan Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta (TBS), namun kedua menu tersebut bisa dinikmati juga di Cekerdazz Halilintar.

Untuk yang di depan TBS, bertujuan untuk semakin memudahkan penikmat kuliner asal luar kota yang masuk ke kota Solo dari arah timur, re-opening dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung, dengan tingkat kebersihan yang optimal.

Sementara untuk Bakso Nogiri, menurut Amin P Widyo, secara spesial dikembangkannya dengan konsep yang klasik yakni asli dari Wonogiri, di buat di tempat asal dan oleh orang Wonogiri, dagingnya pun juga dari Wonogiri.

Bakso Nogiri

“Untuk daging pentolnya kita buat di Wonogiri, untuk mempertahankan taste Bakso Nogiri, pernah kita buat di Solo namun hasilnya kurang optimal. Meskipun demikian untuk kuah dan lainnya tetap di racik di Solo,” terangnya.

Ayam Geprek Demit dan Bakso Nogiri membidik segmentasi pasar secara umum, untuk masyarakat yang memenuhi kebutuhkan untuk makan siang dan makan malam, karena resto ini beroperasi dari jam 09.00 – 24.00 WIB.

“Ayam Geprek Demit dan Bakso Nogiri memprioritaskan rasa, disamping kenyamanan tempat yang lebih baru dan fresh,” imbuh Amin.

Untuk harganya sendiri variatif terdiri dari jenis potongan ayamnya serta topping yang digunakan. Mulai dari Rp 9.000 hingga Rp 23.000. Menu penyetan Demit ini terdiri dari ayam, tempe, tahu, telur, kedepan berkembang ke varian ikan.

“Untuk ekstra topping seperti keju, pengunjung hanya menambah Rp 7.000 serta keju mozzarella Rp 10.000. Harga yang paling mahal hanya Rp 23.000 sudah terdiri nasi, lalapan, ayam penyet dada, serta topping keju mozzarella,” ujar Amin.

Secara lengkap menu yang diluncurkan dan kini menjadi favorit pengunjung adalah Ayam Geprek Demit Mozza, Ayam Geprek Demit Keju, Ayam Geprek Demit Telor Asin dan Bakso Beranak .

“Silakan ajak temen, pacar, keluarga, gebetan, dan semuanya yang dijamin bakal nagih dan gak bikin kantong bolong,” tambahnya.

Kedepan untuk memudahkan penyuka kuliner jenis ini, semakin dimanjakan, karena Amin, segera meluncurkan layanan baru melalui program Go-Resto untuk lebih cepat pelayanannya.

“Akhir Oktober ini, pelanggan bisa memesan langsung menu dari Cekerdazz, Ayam Geprek Demit dan Bakso Nogiri, secara live melalui aplikasi Go-JEK tersebut, ketika driver datang ke warung pesanan sudah ready dan tinggal ambil saja,” pungkas Amin. (ian)

Dapatkan Aplikasi GO-RESTO disini:

https://driver.go-jek.com/hc/id/articles/115009232188-Panduan-Penggunaan-GO-RESTO

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress