Transformasi BBKPM Surakarta Jadi Rumah Sakit Paru Tahun 2019

JATENGONLINE, SOLO – Selama dua hari, Selasa – Rabu (10 -11/10/2017), Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta, bertempat di Aula BBKPM, bekerjasama dengan Amalia Consulting menyelenggarakan workshop Membangun Team Building dan Pelayanan Prima Berbasis Kearifan Lokal dan Spiritual.

Acara diikuti 80 peserta, mulai dari tenaga medis, fisioterapi, gizi, sekuriti sampai cleaning service. Berlangsung aktraktif, interaktif, komunikatif, fun dan antusias. Dimulai pukul 08.00-14.30 WIB.

Workshop dibuka Kepala BBKPM, dr. Riskiyana S. Putra, M. Kes. Dalam sambutannya mengajak seluruh peserta siap menghadapi perubahan lingkungan, khususnya menghadapi transformasi tahun 2019, BBKPM menjadi rumah sakit paru unggulan kelas B di Indonesia.

Pembangunan infrastruktur telah selesai di tahun 2017. Tahun 2018 menyiapkan prasarana berupa tenaga medis seperti dokter spesialis dan profesi pendukung yang kompeten dan profesional.

“Workshop hari ini salah satu tujuannya adalah menyiapkan SDM yang mampu dan mau membangun tim handal, sehingga seluruh pimpinan dan karyawan selalu memberikan pelayanan prima, baik kepada pelanggan internal yaitu sesama rekan kerja, serta pelanggan eksternal yaitu masyarakat pengguna jasa,” ungkapnya.

Fasilitator workshop, Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, MIPR, Ak, CA saat memandu workshop mengatakan reputasi dan citra rumah sakit bisa rusak hanya akibat ulah satu atau dua oknum saja yang tidak melayani calon pasien, pasien maupun keluarga pasien dengan baik.

“Akibat ulah satu atau dua orang, nama rumah sakit bisa rusak di mata masyarakat yang berdampak kepada semua karyawan. Nilai setitik rusak susu sebelanga. Apalagi dalam era media sosial saat ini. Berita negatif menyebar dengan cepat dan pesat, menjadi viral di Facebook, Instagram, maupun grup WA. Untuk itu kita harus sadari, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, namun kita harus membangun tim yang tangguh, saling tergantung dan saling mendukung,” paparnya.

Diakhir workshop peserta menyusun komitmen bersama untuk slalu siap memberikan pelayanan prima dan selalu siap bekerja secara tim. (arn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress