Aksi Memperkaya Keanekaragaman Hayati Perairan Nusakambangan

Aksi menanam pohon mangrove dengan metode cluster di sekitar perairan pulau Nusakambangan

JATENGONLINE, CILACAP – Holcim Indonesia bersama para stakeholder, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang BKSDA Jateng , BPH Wilayah VI DLHK Jawa Tengah menggelar aksi melakukan tanam mangrove di sekitar perairan pulau Nusakambangan.

Mangrove yang ditanam merupakan jenis Rhizopora mucronata dengan jumlah mencapai 700 pohon dengan ketinggian 80 cm – 1 meter.

Ada hal yang menarik dalam aksi menanam ini, penanam dilakukan dengan metode cluster atau bergerombol, dimana satu gerombol berisi 10 pohon mangrove dan ditopang 10 batang bambu sebagai penahan.

“Metode ini kami lakukan untuk meningkatkan angka harapan hidup mangrove , mengingat kondisi alam yaitu pasang surut air laut yang sangat deras di area sekitar perairan Nusakambangan “ jelas Deni Nuryandain, Corporate Communication Holcim Indonesia. Senin (6/11/2017)

Selain menanam pohon , diarea ini juga dilakukan pengkayaan pohon mangrove untuk mengisi ruang ruang yang masih kosong dan membuat mangrove lebih rapat.Pada tahun 2010 dan 2016 telah ditanam 11.000 pohon mangrove disekitar perairan Nusakambangan.

Banyak manfaat yang diperoleh dengan menanam pohon mangrove diantaranya menstabilkan daerah pesisir, mencegah abrasi , tempat hidup dan sumber makanan berbagai jenis satwa dan memperkaya keanekaragam hayati laut maupun darat.

Aksi menanam pohon mangrove disekitar pulau Nusakambangan akan melengkapi kekayaan alam Kabupaten Cilacap yang memiliki Hutan Mangrove terluas di Pulau Jawa yakni Laguna Segara Anakan.

Selain itu, hal ini akan meningkatkan nilai strategis Kabupaten Cilacap dengan garis pantainya sepanjang 201, 9 km , dan 105 km diantaranya berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan 96,9 km berhadapan langsung dengan pulau Nusakambangan serta Segara Anakan dan memiliki potensi perikanan laut mencapai 865.100 ton.

Tanam mangrove ini bagian dari aksi Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional serta Hari Menanam Nasional 2017 dengan tema Mendekatkan Manusia Dengan Alam dan Mendekatkan Alam Dengan Manusia. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress