PT PNM Solo Optimis Pembiayaan Kredit Tumbuh 20 Persen Tahun 2018

JATENGONLINE, SRAGEN – PT Permodalan Nasional Madani ( PNM) Cabang Solo untuk wilayah Sragen, Sabtu (18/11/2017), bertempat di Ayam-Ayam Resto Sragen, menggelar gethering dengan para debitur.

Kepala Bisnis Komersial PNM Solo, Indria Wahyudi, menjelaskan pelatihan diikuti 200 debitur prioritas dari 6 unit PNM wilayah kabupaten Sragen. Tujuan untuk memberikan pembekalan pengelolaan usaha dan membangun jejaring antar UKM binaan PNM agar siap memasuki era digital.

Kepala Cabang PT PNM Solo, Puji Riyanto disela-sela pelatihan memaparkan, disaat ekonomi nasional mengalami kelesuan, ternyata UKM binaan PNM Solo bisa tumbuh dengan baik.

Indikator Non Perfomance Loan (NPL) tergolong sangat sehat dan tingkat pencapaian penyaluran pembiayaan tahun 2017 sudah mencapai 90 persen.

“Melihat kondisi di lapangan yang cukup bagus PNM Solo optimis tahun 2018 bisa tumbuh dengan baik. Bila saat ini penyaluran pembiayaan sekitar 160 milyar. Tahun 2018 kami targetkan naik 15-20 persen, sekitar 180 milyar,” ungkapnya.

Strategi agar kualitas dan kuantitas pembiayaan tetap terjaga dengan baik, lanjut Puji Riyanto, PNM selalu memonitor dan memberikan pendampingan pasca penyaluran pembiayaan.

Salah satu program dan kegiatan yaitu membekali pelatihan pemanfaatan e-commerce dalam bertransaksi maupun pembayaran angsuran, serta pemasaran produk secara on line.

Tampil sebagai narasumber gethering, direktur Amalia Consulting, Suharno, menyampaikan materi ” Menyusun Perencanaan Bisnis UKM 2018 di era Digital “.

Mengajak peserta melakukan evaluasi usaha tahun 2017, serta menyusun perencanaan bisnis tahun 2018.

“Saat ini kita sudah memasuki era melenial dan digital. Strategi pengelolaan usaha dan pemasaran pun harus berubah. Media on line harus kita manfaatkan secara optimal, karena sangat efisien dan efektif untuk memasarkan produk kita ,” ajaknya. (arn)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress