Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak di Jawa Tengah

JATENGONLINE, SEMARANG – Perkawinan anak merupakan bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap anak, serta pelanggaran terhadap hak anak, khususnya hak untuk menikmati kualitas hidup yang baik dan sehat, serta hak untuk tumbuh dan berkembang sesuai usianya.

Indonesia adalah negara peringkat ke-7 didunia dan peringkat ke-2 di ASEAN (setelah Kamboja) dengan kasus perkawinan anak tertinggi. Salah satu provinsi di Indonesia yang turut menyumbangkan kasus perkawinan anak terbesar adalah provinsi Jawa Tengah.

Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N. Rosalin, mengatakan dalam rangka mengurangi angka perkawinan anak terutama di Jawa Tengah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia kerja bersama dengan 11 Kementerian atau Lembaga dan lebih dari 30 Organisasimaupun Lembaga Anak menggelar “Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak di lima kota Indonesia”.

Acara rangkaian roadshow akan dilaksanakan di Balai Kota Semarang. Jl. Pemuda No.148, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin, 20 November 2017, Pukul 08.00 – 13.00 WIB. (ian)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress